Program Studi Farmasi Universitas PGRI Madiun Produksi Hand Sanitizer sebagai Upaya Pencegahan Penularan COVID-19 

Memasuki status darurat bencana wabah covid-19, Universitas PGRI Madiun berlakukan kuliah daring untuk mahasiswa sebagai salah satu upaya pencegahan penularan wabah covid-19. Selain itu, program studi Farmasi juga ikut berpartisipasi dalam upaya pencegahan penyebaran virus dengan memproduksi hand sanitizer yang nantinya akan didistribusikan ke masyarakat Universitas PGRI Madiun.

Hand sanitizer yang diproduksi oleh program studi Farmasi merupakan hand sanitizer berbahan herbal yang sesuai dengan alur penelitian program studi farmasi Universitas PGRI Madiun untuk mengembangkan produk herbal terstandar sesuai komposisi hand sanitizer dengan literatur dari WHO.  Desi Kusumawati, M.Farm, Dosen Program Studi Farmasi menyampaikan bahwa saat ini ada dua jenis hand sanitizer yang diproduksi yaitu hand sanitizer gel tomato dengan komposisi alkohol 96%, pehidrol/H2O2, gliserin, aquadest, basis gel dan gel ekstrak tomat, dan hand sanitizer dengan gel ekstrak Aurantii.

"Target untuk distribusi hand sanitizer herbal kami masih terbatas untuk warga kampus Universitas PGRI Madiun, mengingat harga alkohol yang melonjak 3-4 kali lipat harga normal sehingga produksi juga masih terbatas," ungkap Desi Kusumawati, M.Farm. "Salah satu upaya paling penting untuk menghindari penularan virus adalah dengan social distancing, rajin cuci tangan dengan sabun, gunakan hand sanitizer, tutup mulut apabila batuk atau bersin, dan yang terpenting adalah apabila merasakan gejala tetap tenang dan segera periksakan diri ke pelayanan kesehatan," tambah Desi (27/3).