Dies Natalis ke-51 UNIPMA Hadirkan Wamendiktisaintek, Tekankan Kampus Harus Berdampak bagi Bangsa 

Universitas PGRI Madiun- Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) menggelar Orasi Ilmiah dalam rangka Dies Natalis ke-51 dengan menghadirkan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) RI, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., sebagai pembicara utama, Sabtu (6/6), kemarin. Kegiatan yang berlangsung di Graha Cendekia Universitas PGRI Madiun itu menjadi puncak peringatan Dies Natalis bertema “Universitas PGRI Madiun Unggul dalam Karya, Berdampak untuk Bangsa”.  

Dalam orasinya, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., menegaskan perguruan tinggi harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui pendidikan, penelitian, dan inovasi. Menurutnya, kampus tidak cukup hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga harus mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan sosial.

“Perguruan tinggi harus mampu memberikan manfaat yang nyata. Kampus harus hadir sebagai problem solver terhadap berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat,” ujar Prof. Dr. Fauzan, M.Pd.

Beliau menyampaikan bahwa keberlangsungan sebuah institusi pendidikan hingga puluhan tahun merupakan bukti kemampuan organisasi dalam menghadapi perubahan zaman. Menurutnya, usia 51 tahun yang dicapai Universitas PGRI Madiun menunjukkan konsistensi dan ketangguhan institusi dalam berkembang.

Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., mengibaratkan perjalanan Universitas PGRI Madiun seperti proses metamorfosis ulat menjadi kupu-kupu yang memerlukan kesabaran, kerja keras, dan konsistensi sebelum mencapai kemajuan yang lebih besar.

“Tidak ada proses besar yang lahir secara instan. Jika ingin menjadi perguruan tinggi yang diperhitungkan di tingkat regional, nasional, hingga internasional, seluruh sivitas akademika harus optimistis dan terus bergerak maju,” katanya.

Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dengan dunia usaha, industri, pemerintah, dan masyarakat agar hasil riset dan inovasi dapat memberikan dampak langsung bagi pembangunan.

Kehadiran Wamendiktisaintek disambut jajaran pimpinan daerah dan pemangku kepentingan pendidikan, di antaranya Ketua PPLP PT PGRI Madiun, Kapolres Madiun Kota, Dandim 0803 Madiun, Wakil Ketua II DPRD Kota Madiun, perwakilan PGRI Jawa Timur, serta Dewan Pendidikan Kota Madiun.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sidang terbuka senat universitas, dilanjutkan sambutan Rektor Universitas PGRI Madiun dan Ketua PPLP PT PGRI Madiun sebelum memasuki agenda utama berupa orasi ilmiah.

Rektor Universitas PGRI Madiun, Dr. Supri Wahyudi Utomo,M.Pd., mengatakan kehadiran Wamendiktisaintek menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas dan kontribusi kampus bagi bangsa.

Menurut beliau, perjalanan 51 tahun Universitas PGRI Madiun menunjukkan perkembangan signifikan sejak berdiri pada 1975 dengan nama IKIP PGRI Jawa Timur di Madiun. Saat itu, kampus hanya memiliki tiga program studi dengan 26 mahasiswa.

Kini, Universitas PGRI Madiun berkembang menjadi salah satu perguruan tinggi di wilayah Mataraman dengan empat gedung kampus dan 30 program studi jenjang diploma, sarjana, hingga pascasarjana.

“Dalam perjalanan 51 tahun, Universitas PGRI Madiun berhasil mencatat berbagai capaian strategis. Salah satunya keberhasilan 12 program studi meraih akreditasi Unggul. Ini merupakan hasil kerja keras seluruh sivitas akademika,” ujar Dr. Supri Wahyudi Utomo,M.Pd.

12 program studi yang telah meraih akreditasi Unggul meliputi Pendidikan Akuntansi, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Profesi Guru (PPG), Pendidikan IPS Pascasarjana, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pascasarjana, Pendidikan Fisika, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Biologi, Pendidikan Ekonomi, PGSD, serta Pendidikan Matematika.

Selain penguatan kualitas akademik, Universitas PGRI Madiun juga terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui penambahan dosen bergelar doktor, lektor kepala, hingga guru besar. Saat ini Universitas PGRI Madiun memiliki empat guru besar dan tengah memfinalisasi pembukaan Program Doktor (S3) Pendidikan.

Dr. Supri Wahyudi Utomo,M.Pd., menyebut capaian tersebut menjadi modal penting bagi kampus untuk meraih target Akreditasi Unggul Institusi pada 2027.

“Dengan penguatan kualitas akademik, sumber daya manusia, dan tata kelola institusi, kami optimistis target meraih Akreditasi Unggul Institusi pada 2027 dapat terwujud,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PPLP PT PGRI Madiun, Dr. Nurhadji Nugraha, M.M., mengatakan Dies Natalis menjadi momentum refleksi atas perjuangan para pendiri dalam membangun dan mengembangkan Universitas PGRI Madiun.

Menurutnya, peningkatan inovasi, kemampuan adaptasi, serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi harus terus diperkuat melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Dalam suasana yang hangat, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., juga menyampaikan pantun yang disambut antusias peserta. “Dari Jakarta naik pesawat, Universitas PGRI Madiun semakin hebat,” ucapnya.

Sebelum puncak Dies Natalis, Universitas PGRI Madiun telah menggelar berbagai kegiatan seperti lomba senam, voli, estafet sarung, vocal group, jalan sehat, lomba video TikTok promosi program studi, cosplay competition, seminar nasional, hingga Pekan Olahraga Seni Mahasiswa (Porsema).

Kegiatan Dies Natalis dilengkapi dengan pengumuman dosen berprestasi, tenaga kependidikan terfavorit, serta pemenang lomba video TikTok promosi program studi. Rangkaian perayaan masih akan berlanjut melalui kegiatan Universitas PGRI Madiun Colour Run pada 21 Juni 2026 mendatang.

Untuk informasi lebih lengkap terkait kegiatan kampus, dapat mengunjungi akun Instagram resmi Universitas PGRI Madiun di @official_unipma. Universitas PGRI Madiun juga telah membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026. Pendaftaran mahasiswa baru program Reguler dan RPL tahun akademik 2025/2026 juga telah dibuka.

Informasi lengkap terkait program studi dan persyaratan dapat diakses melalui akun Instagram @unipma_pmb, atau dengan datang langsung ke Biro PMB di Kampus 1, Jalan Setiabudi No. 85 Madiun, maupun Kampus 2 di Jalan Raya Klitik Km 5 Ngawi. Informasi juga tersedia di laman resmi Universitas PGRI Madiun, www.unipma.ac.id.