Dosen PBSI UNIPMA Jadi Pembicara Seminar Nasional UMB Jambi, Angkat Kajian Ekokritik Cerita Rakyat Ngawi 

Universitas PGRI Madiun- Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun), Dr. Kodrat Eko Putro Setiawan, M.Pd., dipercaya menjadi pembicara dalam Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Muara Bungo (UMB) Jambi, Kamis (11/6), kemarin.

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom tersebut diikuti oleh mahasiswa dan akademisi dari berbagai daerah. Seminar ini mengusung tema “Edutech for Sustainability: Pendidikan, Inovasi, dan Sains menuju Sustainable Development Goals (SDGs) 2030” sebagai upaya mendorong pengembangan pendidikan berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi, inovasi, dan penguatan literasi akademik.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat melalui edukasi kepada generasi muda.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Kodrat Eko Putro Setiawan, M.Pd., menyampaikan materi bertajuk kajian ekokritik pada cerita rakyat di Kabupaten Ngawi. Beliau menjelaskan bahwa ekokritik sastra merupakan pendekatan yang mengkaji hubungan manusia dengan lingkungan alam melalui karya sastra, termasuk cerita rakyat.

Menurutnya, pendekatan ekokritik dapat digunakan untuk melihat bagaimana cerita rakyat merefleksikan persoalan lingkungan, seperti kerusakan alam, keserakahan manusia terhadap sumber daya, hingga nilai-nilai kearifan lokal dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

“Cerita rakyat tidak hanya memuat nilai budaya dan moral, tetapi juga menyimpan pesan ekologis yang relevan dengan kondisi lingkungan saat ini,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta seminar terlihat aktif mengajukan pertanyaan serta berbagi pandangan terkait penerapan kajian ekokritik dalam pembelajaran sastra dan pelestarian budaya lokal.

Antusiasme peserta selama kegiatan berlangsung menunjukkan tingginya minat mahasiswa terhadap kajian sastra yang dikaitkan dengan isu lingkungan dan budaya masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa semakin memahami pentingnya pelestarian lingkungan melalui pendekatan sastra dan budaya. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk kontribusi Program Studi PBSI Universitas PGRI Madiun dalam memperluas jejaring akademik serta mendukung pengembangan literasi dan penelitian sastra berbasis lingkungan.

Untuk informasi lebih lengkap terkait kegiatan kampus, dapat mengunjungi akun Instagram resmi Universitas PGRI Madiun di @official_unipma. Universitas PGRI Madiun juga telah membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026. Pendaftaran mahasiswa baru program Reguler dan RPL tahun akademik 2025/2026 juga telah dibuka.

Informasi lengkap terkait program studi dan persyaratan dapat diakses melalui akun Instagram @unipma_pmb, atau dengan datang langsung ke Biro PMB di Kampus 1, Jalan Setiabudi No. 85 Madiun, maupun Kampus 2 di Jalan Raya Klitik Km 5 Ngawi. Informasi juga tersedia di laman resmi Universitas PGRI Madiun, www.unipma.ac.id.