FKIP UNIPMA Jadi Fasilitator Program MOVE di Lima SMK Madiun Raya
Universitas PGRI Madiun - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) dipercaya menjadi fasilitator dan melakukan monitoring Program MOVE (Melayani Komunitas Via Edukasi) di lima SMK wilayah Madiun Raya. Program tersebut dijadwalkan mulai berjalan pada September 2026.
Program MOVE merupakan kerja sama FKIP Universitas PGRI Madiun, Light Community 21, dan lima sekolah, yakni SMKN 1 Geger, SMKN 1 Wonoasri, SMKS PGRI Ngawi, SMKN 1 Kota Madiun, serta SMKN 1 Kebonsari.
Pertemuan awal program berlangsung pada Rabu (19/8), kemarin di Ruang Sidang Rektorat Universitas PGRI Madiun. Kegiatan ini menjadi tahap awal untuk mempersiapkan pelaksanaan fasilitasi dan monitoring di lima sekolah sasaran.
Dekan FKIP Universitas PGRI Madiun Dr. Muh. Waskito Ardhi, S.Pd., M.Pd., mengatakan FKIP akan terlibat dalam pendampingan peserta melalui penguatan konsep, praktik fasilitasi, dan pendalaman implementasi Pembelajaran Mendalam.
Pendekatan tersebut diarahkan pada proses belajar yang bermakna, reflektif, dan berpusat pada peserta didik. "FKIP berperan sebagai fasilitator dan monitoring dengan melibatkan dosen dan mahasiswa," ujar Dr. Muh. Waskito Ardhi, S.Pd., M.Pd.
Menurut beliau, keterlibatan FKIP Universitas PGRI Madiun dalam program tersebut menjadi ruang bagi akademisi untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di jenjang SMK. Pendampingan juga diharapkan dapat memperkuat kapasitas sumber daya manusia pendidikan dalam menerapkan pendekatan Pembelajaran Mendalam di sekolah.
Pelaksanaan program selanjutnya akan diselaraskan dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs) serta Program Kampus Berdampak yang digagas Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam program ini juga diarahkan agar perguruan tinggi dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat sesuai dengan bidang keilmuan dan kebutuhan di lapangan.
"Program ini menjadi ruang bagi dosen dan mahasiswa FKIP untuk berkontribusi sesuai keilmuan dan kebutuhan masyarakat," kata Dr. Muh. Waskito Ardhi, S.Pd., M.Pd.
Melalui Program MOVE, FKIP Universitas PGRI Madiun menempatkan perguruan tinggi tidak hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai mitra sekolah dalam penguatan kompetensi guru dan pengembangan praktik pembelajaran yang berorientasi pada kebutuhan peserta didik.

.jpeg)
.jpeg)
