UNIPMA Dampingi UMKM Batik Sariwarni Madiun Digitalisasi Pembukuan Usaha 

Universitas PGRI Madiun— Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) mendampingi UMKM Batik Sariwarni di Kabupaten Madiun dalam menata pembukuan usaha secara digital. Pendampingan melalui Sistem Informasi Manajemen (SIM) ini ditujukan untuk membantu pencatatan bahan baku, produksi, penjualan, dan keuangan agar lebih terstruktur.

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berbasis kewirausahaan tersebut diketuai oleh Halwa Annisa Khoiri, S.Si., M.Si., dengan tim pengabdi Dr. Ir. Wildanul Isnaini, S.T., M.Sc., Siti Nandiroh, S.T., M.Eng., dan mahasiswa Gennaro Nathan Wibowo.

Kegiatan yang mendapat pendanaan hibah internal Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas PGRI Madiun itu berlangsung di Batik Sariwarni, Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Rabu (9/9), kemarin.

Tim pengabdi memperkenalkan sistem pembukuan yang memanfaatkan spreadsheet dan Looker Studio. Sistem tersebut digunakan untuk mencatat stok bahan baku, produksi, transaksi penjualan, dan keuangan mitra.

Halwa Annisa Khoiri, S.Si., M.Si. mengatakan digitalisasi diperlukan karena pencatatan usaha Batik Sariwarni sebelumnya masih dilakukan secara manual menggunakan buku. “Pencatatan manual membuat mitra kesulitan menentukan profit bulanan dan produk yang paling diminati,” ujarnya.

Melalui sistem tersebut, data usaha dapat dikumpulkan dan diolah menjadi informasi yang lebih mudah dipantau. Pengelola juga mengetahui gambaran mengenai persediaan, aktivitas produksi, hingga hasil penjualan.

Pendampingan dilakukan melalui workshop dan praktik penggunaan sistem. Tim pengabdi tidak hanya mengenalkan perangkat yang digunakan, tetapi juga mendampingi mitra agar mampu menerapkannya dalam pencatatan usaha sehari-hari.

Menurut Dr. Ir. Wildanul Isnaini, S.T., M.Sc., penerapan sistem pembukuan digital diharapkan membuat pencatatan usaha lebih tertata dan mengurangi ketergantungan pada buku. “Targetnya, mitra dapat menggunakan sistem ini untuk pencatatan rutin,” tambahnya.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya Universitas PGRI Madiun mendukung pengelolaan UMKM melalui pemanfaatan teknologi. Data usaha yang tercatat secara terstruktur dapat menjadi dasar bagi Batik Sariwarni untuk memantau perkembangan usaha dan menentukan langkah pengelolaan berikutnya.