PKKMB Pascasarjana UNIPMA, Transformasikan Magister Unggul, Kreatif, dan Berdaya Saing
Universitas PGRI Madiun — Ratusan mahasiswa baru mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Sekolah Pascasarjana Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) Tahun Akademik 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung pada 17 dan 19 September 2026 tersebut diarahkan untuk membekali mahasiswa sebelum memasuki perkuliahan, mulai dari pemahaman lingkungan akademik, tata kelola kelembagaan, hingga penggunaan sistem pembelajaran digital.
PKKMB tingkat universitas dan Sekolah Pascasarjana digelar di Graha Cendekia, Kamis (17/9). Kegiatan diawali dengan sambutan Rektor Universitas PGRI Madiun, Dr. Supri Wahyudi Utomo, M.Pd., yang memberikan pengarahan kepada mahasiswa baru sekaligus membuka rangkaian kegiatan PKKMB.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mendapatkan materi mengenai kelembagaan dan lingkungan akademik sebagai bagian dari proses adaptasi memasuki jenjang pendidikan magister. Materi juga diberikan oleh Ketua Pengurus PPLP PT PGRI Madiun, Dr. Nurhadji Nugraha, M.M., yang memberikan pemahaman mengenai kelembagaan serta nilai dan arah pengembangan pendidikan di lingkungan PGRI Madiun.
Sementara itu, Dekan Sekolah Pascasarjana Universitas PGRI Madiun, Dr. Dwi Rohman Soleh, S.S., M.Pd., memberikan materi kepascasarjanaan. Materi tersebut mencakup tata kelola akademik, kehidupan akademik mahasiswa pascasarjana, serta berbagai hal yang perlu dipahami mahasiswa sebagai bagian dari proses studi di tingkat magister.
Ketua pelaksana PKKMB, Dr. Cerianing Putri Pratiwi, S.Pd., M.Pd., melaporkan sebanyak 314 mahasiswa baru mengikuti PKKMB Pascasarjana Universitas PGRI Madiun Tahun Akademik 2026/2027. Mereka tersebar di empat program studi, yakni Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia sebanyak 151 mahasiswa, Pendidikan Sekolah Dasar 144 mahasiswa, Pendidikan IPS 11 mahasiswa, serta Bimbingan dan Konseling delapan mahasiswa.
"Jumlah mahasiswa pascasarjana sebanyak 314 mahasiswa," ujar Cerianing Putri Pratiwi, S.Pd., M.Pd.
Setelah mengikuti PKKMB tingkat universitas dan Sekolah Pascasarjana, mahasiswa melanjutkan kegiatan pada tingkat program studi, Sabtu (19/9). Sesi ini difokuskan pada pengenalan kebutuhan akademik yang akan dihadapi mahasiswa selama menjalani proses perkuliahan.
Kepala program studi memberikan penjelasan mengenai struktur perkuliahan, dosen pengampu, Penasihat Akademik (PA), hingga mekanisme pengisian Kartu Rencana Studi (KRS). Informasi tersebut menjadi bekal teknis bagi mahasiswa untuk mempersiapkan proses akademik sejak awal masa studi.
Mahasiswa juga diperkenalkan dengan ELMA, sistem pembelajaran digital Universitas PGRI Madiun. Pengenalan tersebut mencakup penggunaan platform pembelajaran yang mendukung kegiatan perkuliahan berbasis digital maupun pembelajaran kombinasi.
Rangkaian PKKMB Pascasarjana Universitas PGRI Madiun tersebut menjadi bagian dari upaya mempersiapkan mahasiswa agar tidak hanya mengenal lingkungan kampus, tetapi juga memahami tata kelola akademik, budaya akademik, serta teknologi pembelajaran yang akan digunakan selama menempuh pendidikan magister.
Melalui pembekalan tersebut, mahasiswa baru Pascasarjana Universitas PGRI Madiun diharapkan mampu beradaptasi dengan lingkungan akademik dan mengikuti proses pendidikan secara optimal untuk berkembang menjadi lulusan yang unggul, kreatif, dan berdaya saing.



