Raih IPK Tertinggi, Dua Wisudawan UNIPMA Dapat Dukungan Beasiswa dari Pemkot Madiun
Universitas PGRI Madiun — Dua wisudawan Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) mendapat dukungan beasiswa dari Pemerintah Kota Madiun untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Plt. Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun, saat menghadiri Wisuda Program Diploma III ke-5, Sarjana, dan Sekolah Pascasarjana ke-19 Tahun 2026 hari kedua di Gedung Graha Cendekia Universitas PGRI Madiun, Sabtu (31/10), kemarin.
Kedua wisudawan tersebut ialah Aldhi Royan Nugraha, S.H., lulusan Fakultas Hukum dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,99, serta Yourisea Headlin Pertiwi, S.Or., lulusan Fakultas Ilmu Kesehatan dan Sains (FIKS) dengan IPK 3,93. Keduanya merupakan peraih IPK tertinggi di program studi masing-masing sekaligus warga Kota Madiun yang dibuktikan dengan kepemilikan KTP setempat.
Dalam sambutannya, Bagus Panuntun menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Madiun memprioritaskan pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan dan kesehatan. Dukungan terhadap lulusan berprestasi menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan kualitas generasi muda.
"Fokus Pemkot adalah pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan dan kesehatan. Anggaran lebih dari 56 persen kami fokuskan di situ. Kota Madiun tidak punya laut atau hutan, tetapi kita punya sumber daya manusia unggul sebagai tulang punggung kota," ucapnya.
Dukungan beasiswa bagi Aldhi dan Yourisea menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap capaian akademik sekaligus dorongan agar keduanya dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Status kependudukan sebagai warga Kota Madiun juga menjadi salah satu pertimbangan dalam pemberian dukungan tersebut.
Sinergi antara Universitas PGRI Madiun dan Pemerintah Kota Madiun turut menjadi bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia unggul. Melalui dukungan pemerintah daerah dan peran perguruan tinggi dalam pendidikan, lulusan diharapkan mampu mengembangkan kompetensi serta memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah.
Bagus Panuntun menegaskan bahwa sumber daya manusia menjadi kekuatan utama Kota Madiun. “Karena itu, kolaborasi pemerintah daerah dan institusi pendidikan diperlukan untuk mendukung lahirnya generasi muda yang berprestasi dan mampu membawa dampak bagi masyarakat,” pungkasnya.



