Tingkatkan Kualitas Pengabdian, LPPM UNIPMA Luncurkan Pedoman KKN-T Berdampak SDGs 2026 

Universitas PGRI Madiun – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) merilis Buku Pedoman sekaligus menggelar Sosialisasi Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Berdampak SDGs Tahun 2026. Agenda ini dilangsungkan secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa (13/10), kemarin.

Peluncuran pedoman baru ini menandai pergeseran paradigma KKN Universitas PGRI Madiun, dari yang sebelumnya berbasis output kegiatan sesaat menjadi KKN Berdampak (outcome dan impact) yang berkelanjutan. Terdapat enam karakteristik utama yang diusung, yakni community driven, collaborative, evidence based, innovative, sustainable, dan SDGs oriented.

Ketua Tim Penyusun Buku Pedoman, Dr. Pujiati, S.Si., M.Si., bersama tim merumuskan skema KKN-T 2026 di bawah tanggung jawab Prof. Marheny Lukitasari, M.P.d. Pelaksanaan KKN-T kali ini memuat enam tema prioritas, meliputi Bangga Kencana, Pendidikan Berkualitas, UMKM Mandiri, Teknologi Tepat Guna (TTG), Lingkungan Berkelanjutan, serta Kebangsaan.

Dalam pelaksanaannya, sekitar 900 mahasiswa peserta diwajibkan memenuhi beban minimal 144 Jam Kerja Efektif Mahasiswa (JKEM). Beban tersebut mencakup tahapan pra-pemberangkatan (14–20 JKEM), program kerja bersama di lapangan (104–114 JKEM), bina komunitas dan alumni (10 JKEM), serta penyusunan pelaporan terintegrasi (10 JKEM).

Rangkaian agenda KKN-T diawali dengan pendaftaran peserta pada 1–7 Oktober 2026, dilanjutkan pembekalan DPL dan mahasiswa pada akhir November hingga awal Desember 2026, serta survei lokasi pada 30 November–4 Desember 2026.

Pemberangkatan peserta ke lokasi KKN-T dijadwalkan pada Senin, 4 Januari 2027. Pelaksanaan di lapangan berlangsung hingga 10 Februari 2027, dilanjutkan penarikan mahasiswa pada 10–11 Februari 2027, serta pengunggahan laporan akhir pada 12–15 Februari 2027.

Seluruh tahapan KKN-T dijalankan melalui tujuh langkah sistematis, mulai dari observasi, identifikasi potensi, perancangan program, implementasi, monitoring, evaluasi, hingga penyiapan keberlanjutan program. Evaluasi berkala akan dilakukan dalam lima termin oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), pimpinan kampus, dan panitia LPPM.

Sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas, mahasiswa diwajibkan menyusun luaran berupa laporan akhir, publikasi media massa, serta konten media sosial. LPPM Universitas PGRI Madiun juga membuka ruang luaran tambahan berupa artikel ilmiah jurnal pengabdian, Hak Kekayaan Intelektual (HKI), prototipe teknologi tepat guna, hingga buku ber-ISBN.

Guna memacu kualitas pengabdian, LPPM Universitas PGRI Madiun menyiapkan ajang KKN Award untuk beberapa kategori, seperti Program Kerja Unggulan, Mahasiswa Berdampak, Pelibatan Alumni Berdampak, dan Luaran Paling Berdampak. Selain program regular, Universitas PGRI Madiun turut membuka skema KKN Internasional di sejumlah negara mitra Asia serta jalur rekognisi bagi mahasiswa yang aktif dalam program MBKM maupun hibah pengabdian.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta berbagai program dan kegiatan LPPM Universitas PGRI Madiun, kunjungi website resmi LPPM Universitas PGRI Madiun melalui tautan berikut: https://lppm.unipma.ac.id/.