Mahasiswa Pendidikan Biologi UNIPMA Pelajari Konservasi Tanaman Obat di Hortus Medicus Tawangmangu
Universitas PGRI Madiun – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) melaksanakan Studi Observasi Biologi (SOB) di kawasan konservasi tanaman obat Hortus Medicus, Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (10/6), kemarin. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran lapangan untuk memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai konservasi, budidaya, dan pemanfaatan tanaman obat secara ilmiah.
Studi observasi bertajuk “Eksplorasi Potensi Tumbuhan Obat di Hortus Medicus sebagai Upaya Edukasi Biologi dan Pelestarian Sumber Daya Alam secara Berkelanjutan” tersebut dirancang untuk mengintegrasikan teori yang diperoleh di perkuliahan dengan kondisi nyata di lapangan.
Selama kegiatan, mahasiswa melakukan eksplorasi koleksi tanaman obat, pengamatan morfologi dan identifikasi spesies, serta mempelajari proses pengolahan pascapanen. Peserta juga diajak memahami keterkaitan konsep biologi, budidaya berkelanjutan, dan potensi ekonomi tanaman obat Indonesia.
Ketua Pelaksana, Muhammad Thaariq Rizqiansyach, mengatakan bahwa studi observasi ini bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai etnobotani, konservasi tumbuhan, dan pemanfaatan biodiversitas Indonesia.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman akademik secara langsung, tetapi juga memahami bagaimana kekayaan hayati Indonesia dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini melatih kemampuan observasi, kerja sama, dan analisis lapangan,” ujarnya.
Kegiatan tersebut merupakan program kerja tahunan Divisi Litbang (Literasi dan Pengembangan) AMPIBI (Asosiasi Mahasiswa Pendidikan Biologi). Agenda ini juga menjadi bentuk komitmen Program Studi Pendidikan Biologi Universitas PGRI Madiun dalam meningkatkan kapasitas intelektual dan keterampilan praktis mahasiswa melalui pembelajaran di luar kelas.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa mendapat pendampingan dari lima dosen dan satu laboran, yakni Prof. Dr. Marheny Lukitasari, M.Pd., Nurul Kusuma Dewi, S.Si., M.Sc., Dr. Pujiati, S.Si., M.Si., Dr. Wachidatul Linda Yuwana, S.Pd., M.Si., Ir. Ani Sulistryarsi, M.M., M.Si., serta Zainal Arifin, S.Pd.
Kegiatan ini melibatkan mahasiswa semester 2, 4, dan 6 dengan materi observasi yang disesuaikan berdasarkan capaian pembelajaran masing-masing. Mahasiswa semester 2 mengaitkan hasil observasi dengan mata kuliah Keanekaragaman dan Klasifikasi Tumbuhan Rendah, semester 4 dengan Embriologi Tumbuhan, sedangkan semester 6 mengimplementasikan konsep Bioentrepreneurship.
Thaariq berharap pembelajaran lapangan seperti ini mampu memberikan pengalaman yang lebih komprehensif dibandingkan pembelajaran di kelas.
“Kami berharap peserta mampu mengontekstualisasikan ilmu yang diperoleh dalam studi lanjutan maupun dunia kerja. Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong tumbuhnya budaya riset dan konservasi di kalangan mahasiswa,” pungkasnya.
Untuk informasi lebih lengkap terkait kegiatan kampus, dapat mengunjungi akun Instagram resmi Universitas PGRI Madiun di @official_Universitas PGRI Madiun. Universitas PGRI Madiun juga telah membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026. Pendaftaran mahasiswa baru program Reguler dan RPL tahun akademik 2025/2026 juga telah dibuka.
Informasi lengkap terkait program studi dan persyaratan dapat diakses melalui akun Instagram @Universitas PGRI Madiun_pmb, atau dengan datang langsung ke Biro PMB di Kampus 1, Jalan Setiabudi No. 85 Madiun, maupun Kampus 2 di Jalan Raya Klitik Km 5 Ngawi. Informasi juga tersedia di laman resmi Universitas PGRI Madiun, www.Universitas PGRI Madiun.ac.id.
.jpeg)



