Atas Kendala Usaha, Mahasiswa UNIPMA Dampingi UMKM Rujak Petis Pojok Mbak Pur  

Universitas PGRI Madiun - Setelah bertahan selama lebih dari tiga dekade, UMKM Rujak Petis Pojok Mbak Pur di Kota Madiun masih menghadapi sejumlah tantangan dalam pengembangan usaha. Kendala yang ditemukan di antaranya belum adanya sertifikat halal serta belum optimalnya pemanfaatan media promosi untuk memperluas jangkauan konsumen.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) memberikan pendampingan kepada pemilik Rujak Petis Pojok Mbak Pur, Purwati Ningsih. Pendampingan dilakukan dengan menerapkan ilmu yang diperoleh dari mata kuliah Kewirausahaan Lanjutan untuk membantu mitra memperkuat aspek legalitas, administrasi usaha, hingga strategi promosi.

Kelompok 7 yang terdiri dari Aprilia Eka Saputri, Dina Novita Sari, Yazid Isnanu Rahmad, dan Umayroh Khusnul Annisa memilih UMKM Rujak Petis Pojok Mbak Pur sebagai mitra pendampingan. Kegiatan tersebut berada di bawah arahan dosen pengampu mata kuliah Kewirausahaan Lanjutan, Heidy Paramitha Devi, S.Pd., M.Si., CSRS.

Pendampingan berlangsung sejak awal hingga akhir semester dengan kunjungan langsung ke lokasi usaha di Jalan Kapten Saputra, Kejuron, Kota Madiun. Mahasiswa terlebih dahulu melakukan identifikasi terhadap kebutuhan mitra sebelum menyusun solusi yang sesuai dengan kondisi usaha.

Ketua Kelompok 7, Aprilia Eka Saputri, mengatakan salah satu persoalan utama yang ditemukan adalah belum adanya sertifikat halal bagi produk yang dijual. Menurutnya, sertifikasi halal menjadi salah satu aspek penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen.

“Masalah utama mitra kami adalah belum memiliki sertifikat halal. Setelah menemukan solusi, kami berdiskusi dengan mitra untuk menyesuaikan kebutuhan usaha,” ujar Aprilia, Sabtu (1/8), kemarin.

Selain membantu proses penguatan legalitas, mahasiswa juga memberikan sejumlah dukungan untuk pengembangan usaha, seperti pembaruan daftar menu dan harga, pembuatan banner sebagai media promosi fisik, penyediaan nota pembelian, serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi digital.

Dalam aspek akuntansi, mahasiswa membantu menyediakan nota pembelian sebagai bukti transaksi usaha. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mitra melakukan pencatatan keuangan secara lebih tertata.

Rujak Petis Pojok Mbak Pur merupakan usaha kuliner milik Purwati Ningsih yang telah berdiri sejak 1994. Usaha tersebut kini dikelola oleh generasi kedua dan telah tersedia melalui platform pemesanan makanan daring.

“Harapan saya dan teman-teman, bantuan yang kami berikan bisa bermanfaat, membantu memajukan usaha Ibu Pur, dan meningkatkan pendapatan,” tambahnya Aprilia.

Pendampingan ini juga sejalan dengan semangat Kampus Berdampak serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1 tentang penguatan ekonomi masyarakat, SDG 8 terkait pertumbuhan ekonomi dan peningkatan daya saing UMKM, serta SDG 17 melalui kemitraan antara perguruan tinggi dan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa Universitas PGRI Madiun tidak hanya memahami konsep kewirausahaan secara teori, tetapi juga mengimplementasikan pengetahuan tersebut untuk membantu pelaku UMKM menghadapi tantangan pengembangan usaha.