Himadigsar Siapkan Duta PGSD melalui Seleksi Putra-Putri Program Studi 

Universitas PGRI Madiun — Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (Himadigsar) Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) menggelar pemilihan Putra-Putri Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) sebagai ajang seleksi mahasiswa yang memiliki kemampuan kepemimpinan, pengetahuan, dan kreativitas. Tahap awal kegiatan tersebut berlangsung di Kampus 1, Jumat (21/8), kemarin.

Kegiatan yang digelar melalui Divisi Minat dan Bakat Himadigsar itu mengusung tema “Nyalakan Kecerdasan, Pancarkan Kreativitas, Wujudkan Duta PGSD yang Menginspirasi Generasi”. Kepala Program Studi PGSD Universitas PGRI Madiun, Dr. Endang Sri Maruti, M.Pd., turut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan kemampuan nonakademik mahasiswa.

Muhammad Iqbal Wahyu Pradana selaku ketua pelaksana dalam wawancaranya, mengatakan bahwa pemilihan Duta PGSD menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan jiwa kepemimpinan sekaligus menunjukkan kemampuan yang dimiliki.

“Kegiatan ini merupakan kesempatan mahasiswa PGSD untuk menunjukkan jiwa kepemimpinan dan menjadi teladan,” ujar Iqbal.

Selain memilih Duta PGSD, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk menyiapkan kandidat PGSD yang akan mewakili program studi dalam ajang Putra-Putri Universitas PGRI Madiun.

Proses pemilihan dilaksanakan dalam empat tahap. Tahap pertama berupa technical meeting pada 21 Agustus 2026, kemudian dilanjutkan tes babak pertama yang meliputi tes tulis dan wawancara.

Peserta yang lolos akan mengikuti tes babak kedua berupa catwalk dan tes bakat. Rangkaian seleksi kemudian ditutup dengan grand final pemilihan Duta PGSD.

Menurut Iqbal, setiap tahapan dirancang untuk mengukur sekaligus mengembangkan kemampuan peserta. Seleksi tidak hanya mempertimbangkan pengetahuan, tetapi juga kemampuan peserta dalam menunjukkan bakat dan potensi diri.

“Rangkaian tes dirancang untuk mengasah pengetahuan dan kemampuan terbaik dari setiap peserta,” tambahnya.

Sebanyak delapan mahasiswa semester 3 dan 5 PGSD Universitas PGRI Madiun mengikuti proses seleksi tersebut. Penilaian dilakukan oleh tiga unsur juri, yakni Sesaria Prima Yudhaningtyas, S.Pd., M.Pd., Eka Nofri Ari Yanto, S.Pd., M.Pd, serta Duta PGSD 2026 Valentino Setya Wibowo dan Retno Dwi.

Hasil pemilihan nantinya diharapkan menghasilkan Duta PGSD yang mampu menjadi representasi program studi sekaligus memiliki kontribusi positif bagi lingkungan kampus.

“Harapannya, PGSD Universitas PGRI Madiun memiliki duta yang menginspirasi dan berdampak serta dapat memberikan kandidat terbaik untuk maju ke Putra-Putri Universitas PGRI Madiun,” pungkas Iqbal.