Lewat Model S.A.D.A.R., Himabiko UNIPMA Ajak Siswa SMAN 1 Balong Susun Arah Masa Depan 

Universitas PGRI Madiun – Himpunan Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling (Himabiko) Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) mengajak siswa SMAN 1 Balong mengenali diri dan menyusun arah masa depan melalui pelatihan self-awareness, Rabu (19/8), kemarin. Kegiatan tersebut menggunakan pendekatan experiential learning interaktif berbasis Model S.A.D.A.R. (See, Analyze, Develop, Act, Reflect).

Kegiatan ini menjadi bagian dari program kerja Himabiko yang dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya self-awareness dalam menentukan pilihan pendidikan dan karier. Pelaksanaan kegiatan didampingi langsung oleh dosen pembimbing Beny Dwi Pratama, S.Psi., M.Psi.

Mengusung tema “Mengenali Diri, Mengembangkan Potensi, Menentukan Langkah Masa Depan,” kegiatan menghadirkan Livya Meyna Widyaningrum sebagai pemateri. Ia membawakan materi “Self Awareness: Mengenali Diri, Mengembangkan Potensi, Menentukan Langkah Masa Depan.”

Model S.A.D.A.R. menjadi pendekatan utama dalam pelatihan. Melalui tahapan See, Analyze, Develop, Act, dan Reflect, siswa tidak hanya memperoleh materi secara teoritis, tetapi juga diajak terlibat langsung dalam proses mengenali dan memahami dirinya.

Rangkaian kegiatan berlangsung secara interaktif melalui refleksi diri, permainan psikologis, diskusi kelompok, hingga latihan regulasi emosi. Aktivitas tersebut dirancang agar siswa dapat melihat kondisi dirinya, menganalisis potensi dan tantangan yang dimiliki, mengembangkan potensi, menentukan tindakan, serta melakukan refleksi terhadap proses yang telah dilalui.

Cheril Lunetta Salsabila selaku ketua pelaksana dalam wawancaranya mengatakan pemahaman terhadap diri menjadi salah satu bekal penting bagi siswa ketika mulai menentukan pilihan setelah menyelesaikan pendidikan di jenjang SMA.

“Harapannya kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang motivasi sesaat, tetapi juga membantu siswa kelas XII untuk lebih mengenali potensi diri dan memiliki pandangan yang lebih jelas mengenai masa depan,” ujar Cheril.

Menurutnya, proses mengenali diri perlu diikuti dengan langkah nyata agar siswa tidak hanya mengetahui kelebihan dan potensinya, tetapi juga mampu menggunakannya sebagai pertimbangan dalam menentukan pilihan pendidikan maupun karier.

“Dengan memahami potensi dan arah yang ingin dituju, siswa diharapkan lebih siap menentukan langkah dan tidak mudah terbawa pilihan orang lain,” ujarnya.

Pemilihan SMAN 1 Balong sebagai lokasi kegiatan juga berkaitan dengan upaya membuka wawasan siswa mengenai pendidikan tinggi. Himabiko berharap para siswa dapat mempertimbangkan berbagai pilihan pendidikan setelah lulus SMA, termasuk melanjutkan studi di Universitas PGRI Madiun.

Kehadiran tim Himabiko mendapat respons positif dari pihak SMAN 1 Balong. Pihak sekolah memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut dan berharap kerja sama antara SMAN 1 Balong dengan Universitas PGRI Madiun dapat terus berlanjut melalui kolaborasi dan kemitraan pada masa mendatang.

Melalui kegiatan tersebut, Himabiko Universitas PGRI Madiun berharap siswa tidak berhenti pada pemahaman mengenai self-awareness, tetapi mampu menjadikannya sebagai dasar untuk mengenali potensi, menentukan pilihan pendidikan, serta menyusun langkah yang lebih jelas menuju masa depan.