Mahasiswa PPKn UNIPMA Raih Juara 2 Tari Tradisional di Kompetisi AP3KnI Jawa Tengah
Universitas PGRI Madiun — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun), Intan Dwi Pratiwi, Nabila Naja Hafizha Emelia Wandera, dan Meyra Aisabrina Sintanirawat, meraih juara 2 kompetisi seni tari tradisional yang diselenggarakan Asosiasi Profesi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Indonesia (AP3KnI) Jawa Tengah.
Ketiganya membawakan Tari Solah Madiunan dalam kompetisi yang digelar secara daring pada 22 Juni lalu. Tarian tersebut dipilih karena merupakan salah satu tari tradisional Madiun dan memiliki gerakan yang mencerminkan identitas daerah tersebut sebagai Kota Pendekar.
Intan mengatakan pemilihan Tari Solah Madiunan menyesuaikan ketentuan lomba yang mengharuskan peserta membawakan tari tradisional dengan pakem tertentu. Selain itu, tarian tersebut dinilai memiliki keterkaitan dengan identitas daerah asal kampus mereka.
"Kami memilih Tari Solah Madiunan karena merupakan tari tradisional Madiun yang gerakannya memiliki ciri khas kota pendekar," ujar Intan, Jumat (28/8), kemarin.
Dalam kompetisi tersebut, peserta menampilkan karya melalui rekaman video yang dikirim secara daring. Ajang ini menjadi salah satu ruang bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam mengolah dan menampilkan seni tari tradisional.
Bagi Intan dan tim, keikutsertaan dalam kompetisi tidak hanya berorientasi pada hasil perlombaan. Mereka juga ingin memperkenalkan Tari Solah Madiunan kepada masyarakat yang lebih luas.
"Harapannya, melalui lomba ini Tari Solah Madiunan yang populer di Madiun bisa semakin dikenal," ujar Intan.
Ia menambahkan, pengalaman mengikuti kompetisi juga menjadi kesempatan bagi mereka untuk mengembangkan kemampuan dan memperoleh pengalaman baru di bidang seni tari.
Tari Solah Madiunan sendiri menjadi pilihan karena merepresentasikan unsur budaya lokal Madiun. Melalui penampilan tersebut, ketiga mahasiswa PPKn Universitas PGRI Madiun turut membawa seni tradisional daerah ke ruang kompetisi yang diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.
Prestasi juara 2 tersebut sekaligus menunjukkan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan di luar pembelajaran akademik, khususnya melalui bidang seni dan budaya. Pengalaman berkompetisi juga menuntut peserta bekerja sama dalam menyiapkan konsep, latihan, hingga menghasilkan rekaman penampilan sesuai ketentuan lomba.




