Mahasiswa Sistem Informasi UNIPMA Bantu Kelola Layanan Digital Dukcapil Kabupaten Madiun 

Universitas PGRI Madiun — Siti Eka Nur Khasanah dan Dian Puji Astuti, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknik, Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun), turut membantu pengelolaan layanan informasi digital di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Madiun. Melalui magang pada 20 Juli hingga 20 September 2026, keduanya terlibat dalam pengolahan data, penyusunan laporan, serta pembaruan informasi pada website Dukcapil Kabupaten Madiun.

Ditempatkan di ruangan PD&IP, Siti dan Dian membantu menyusun laporan bulanan dan triwulan, mengolah serta menyesuaikan data, hingga memperbarui informasi pada website sesuai kebutuhan instansi. Pekerjaan tersebut turut mendukung pengelolaan informasi agar lebih tertata dan mudah disampaikan kepada masyarakat melalui kanal digital.

“Pengelolaan informasi digital membutuhkan ketelitian karena data yang disajikan harus sesuai dan dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini penting untuk mendukung pelayanan informasi kepada masyarakat,” ujar Siti, Jumat (4/9), kemarin.

Dian menambahkan, pembaruan website juga membutuhkan perhatian terhadap ketepatan informasi yang disampaikan kepada publik.

“Pembaruan website menjadi bagian dari upaya memastikan informasi pemerintahan dapat tersampaikan sesuai kebutuhan masyarakat,” jelas Dian.

Selama menjalankan tugas, keduanya berada di bawah arahan Obie selaku staf PD&IP. Sementara itu, dosen pembimbing Universitas PGRI Madiun, Noordin Asnawi, S.Kom., M.Kom., memberikan pendampingan selama kegiatan magang berlangsung.

Keterlibatan mahasiswa Sistem Informasi di Dukcapil menjadi bagian dari sinergi Universitas PGRI Madiun bersama Pemerintah Kabupaten Madiun dalam menghubungkan kompetensi akademik dengan kebutuhan pelayanan publik. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga memberikan dukungan melalui kemampuan pengolahan data dan informasi digital.

“Kolaborasi perguruan tinggi dan pemerintah menjadi ruang untuk mempertemukan kompetensi mahasiswa dengan kebutuhan nyata di masyarakat. Melalui magang, mahasiswa dapat berkontribusi sekaligus menerapkan ilmu yang diperoleh di perguruan tinggi,” ujar Noordin Asnawi, S.Kom., M.Kom.

Beliau menambahkan bahwa kegiatan magang menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memberikan kontribusi sekaligus menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan. 

Sinergi tersebut menjadi bagian dari implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat. Kompetensi mahasiswa diarahkan untuk menjawab kebutuhan nyata di lapangan sehingga memberikan manfaat bagi mitra.

Bagi Siti dan Dian, keterlibatan langsung di lingkungan pemerintahan menjadi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan pengolahan data, pengelolaan informasi digital, sekaligus membangun kedisiplinan dan tanggung jawab profesional.

Melalui program magang, Universitas PGRI Madiun terus membuka ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan kompetensi sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi instansi dan masyarakat.