Belajar Quality Control Langsung di Industri, Mahasiswa Teknik Industri UNIPMA Magang di PT IMS
Universitas PGRI Madiun – Fadilila Triska Yolinda, mahasiswa Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun), menjalani magang industri di PT INKA Multi Solusi (IMS) Madiun selama dua bulan, 15 Juli hingga 15 September 2026. Ia ditempatkan di bagian Quality Control (QC) untuk mempelajari langsung proses pengendalian kualitas di lingkungan manufaktur.
Penempatan di bagian QC membuat Fadilila dapat menghubungkan materi yang diperoleh selama perkuliahan dengan praktik kerja di industri. Ia mempelajari proses pemeriksaan kualitas sekaligus penerapan keselamatan kerja yang menjadi bagian dari aktivitas produksi.
Pengalaman tersebut memberi mahasiswa gambaran lebih konkret mengenai tuntutan pekerjaan di bidang Teknik Industri. Tidak hanya memahami konsep kualitas, Fadilila juga belajar melihat bagaimana pemeriksaan, standar kerja, dan keselamatan diterapkan dalam proses produksi.
"Magang ini menjadi kesempatan untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan secara langsung di dunia industri," ujar Fadilila, Senin (14/9), kemarin.
Bagi mahasiswa, pengalaman terjun langsung ke industri menjadi bagian dari proses membangun kesiapan kerja. Lingkungan kerja juga memberikan pengalaman yang berbeda dari pembelajaran di ruang kuliah karena mahasiswa berhadapan dengan prosedur, standar, dan tanggung jawab yang diterapkan dalam kegiatan produksi.
Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat keterhubungan pembelajaran Teknik Industri Universitas PGRI Madiun dengan kebutuhan dunia kerja. Pengalaman mahasiswa di industri dapat menjadi ruang untuk mengenali kompetensi yang dibutuhkan sekaligus memahami penerapan ilmu Teknik Industri dalam pekerjaan sehari-hari.
PT IMS merupakan anak perusahaan PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT INKA yang bergerak di bidang manufaktur komponen, perdagangan, serta jasa perbaikan sarana perkeretaapian dan transportasi darat. Lingkungan kerja di perusahaan tersebut menjadi ruang pembelajaran yang relevan bagi mahasiswa untuk memahami praktik pengendalian kualitas dalam industri manufaktur.
Selama magang, Fadilila mendapat bimbingan dari Wim Widyo Baskoro sebagai pembimbing lapangan dan Dr. Ir. Wildanul Isnaini, S.T., M.Sc. sebagai Dosen Pembimbing Lapangan dari Universitas PGRI Madiun.
Fadilila berharap pengalaman tersebut dapat memperluas wawasan dan meningkatkan keterampilan yang relevan dengan bidang Teknik Industri. Pengalaman di PT IMS juga diharapkan menjadi bekal untuk menghadapi tuntutan dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan.
"Pengalaman di PT IMS menjadi bekal untuk menambah wawasan, keterampilan, dan kesiapan menghadapi dunia kerja," pungkasnya.




