Mahasiswa PPG PGSD B UNIPMA Ubah Minyak Jelantah Jadi Lilin Bernilai Ekonomi
Universitas PGRI Madiun — Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) B Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) mengajak warga Dusun Bangil, Desa Karangan, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, mengolah minyak jelantah menjadi produk kreatif bernilai ekonomi.
Kegiatan tersebut dikemas dalam gelar karya Proyek Kepemimpinan yang berlangsung di Rumah Ibu Sujarwati, Dusun Bangil, Minggu (13/9), kemarin. Mahasiswa memberikan pelatihan pembuatan Ocean Water Candle, sekaligus pendampingan pengemasan dan pemasaran melalui e-commerce.
Kegiatan bertajuk “BANGIL BERKARYA: Pemanfaatan Minyak Jelantah menjadi Ocean Water Candle sebagai Inovasi Ekonomi Kreatif melalui Pemberdayaan PKK dan Karang Taruna Dusun Bangil, Karangan, Balong, Ponorogo” itu diawali dengan sosialisasi mengenai dampak pembuangan minyak jelantah secara sembarangan.
Setelah sosialisasi, peserta mengikuti praktik pembuatan lilin. Ocean Water Candle merupakan lilin dekoratif dengan tampilan menyerupai suasana laut. Minyak jelantah dipilih sebagai salah satu bahan utama karena mudah ditemukan dan dapat dimanfaatkan kembali setelah melalui proses pengolahan.
Anggota kelompok, Lusi, mengatakan pelatihan tidak hanya berfokus pada pembuatan produk, tetapi juga mencakup pengemasan dan pemasaran.
“Peserta mendapatkan pelatihan pembuatan lilin sekaligus pendampingan dalam pengemasan dan pengembangan pemasaran produk,” kata Lusi.
Antusiasme warga terlihat selama pelatihan. Peserta mengikuti penjelasan, bertanya mengenai bahan dan proses pembuatan, serta mencoba membuat lilin secara langsung.
Salah satu peserta, Ita Khuljannah, tertarik mencoba kembali membuat lilin di rumah. Ia menilai kegiatan tersebut menarik karena minyak jelantah yang biasanya menjadi limbah ternyata dapat diolah menjadi produk yang lebih bernilai.
“Minyak jelantah yang biasanya hanya menjadi limbah ternyata bisa diolah menjadi produk yang lebih bernilai,” kata Ita.
Proyek ini dikerjakan Kelompok 3 PPG PGSD B yang terdiri atas Lukman, Lusi, Lutfi, Luluk, Miafin, Melinda, Maulida, Maya, Margareta, dan Meilinda. Kegiatan mendapat pendampingan dari dosen pembimbing Proyek Kepemimpinan, Dr. Elly's Mersina Mursidik, S.Pd., M.Pd.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa mendorong PKK dan Karang Taruna Dusun Bangil untuk melanjutkan pemanfaatan minyak jelantah menjadi produk kreatif yang berpotensi dikembangkan sebagai usaha.
Produk Ocean Water Candle hasil kegiatan ini dipasarkan melalui TikTok Shop dengan harga Rp45.000 per lilin pada akun @lumara_scent.
Kegiatan tersebut juga berkaitan dengan sejumlah tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), terutama SDGs 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pemanfaatan limbah rumah tangga, serta SDGs 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan keterampilan dan peluang ekonomi kreatif.
Selain itu, kegiatan ini mendukung SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui transfer pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat serta SDGs 17 tentang Kemitraan melalui keterlibatan Universitas PGRI Madiun, dosen, PKK, dan Karang Taruna Dusun Bangil.




