Gali Solusi Kreatif Generasi Muda, Prodi Pendidikan Fisika FKIP UNIPMA Gelar Lomba Esai Tingkat Nasional 

Universitas PGRI Madiun — Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) menggali gagasan kreatif generasi muda melalui Fision Fusion Physic Essay Competition, lomba esai tingkat nasional yang diikuti sekitar 70 tim dari berbagai daerah di Indonesia.

Kompetisi yang digelar secara daring pada 15–17 September 2026 tersebut mengusung tema “Aksi Gen Z dalam Menggagas Ide Kreatif dan Solutif dalam Menghadapi Tantangan Global”. Peserta berasal dari jenjang SMA/sederajat hingga mahasiswa S1.

Kegiatan yang diinisiasi Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Fisika atau KOMFI Universitas PGRI Madiun itu menjadi ruang bagi peserta untuk menyampaikan ide dan solusi terhadap berbagai persoalan yang berkaitan dengan tantangan global.

Mustaf Gangsar Darmawan selaku ketua pelaksana dalam wawancaanya mengatakan bahwa peserta tidak hanya dituntut mampu menulis, tetapi juga mengembangkan gagasan yang kritis, sistematis, dan relevan.

“Peserta ditantang untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, menulis secara sistematis, serta menyampaikan gagasan inovatif yang relevan dengan tantangan global,” ujar Mustaf, Rabu (23/9), kemarin.

Sekitar 70 tim dari sejumlah provinsi mengikuti kompetisi tersebut. Peserta di antaranya berasal dari Universitas Airlangga, Politeknik Negeri Madiun, Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Daerah Sumedang, Telkom University, UIN Salatiga, serta sejumlah SMA dan madrasah.

Proses penjurian melibatkan Mislan Sasono, S.Pd.Si., M.Pd. sebagai salah satu dewan juri. Hasilnya, Abraham Alexs Tanu Wijaya dari Universitas Airlangga menjadi peringkat pertama, disusul Nur Amri dari Politeknik Negeri Madiun dan Dudung Wahyudin dari Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Daerah Sumedang.

Peringkat keempat hingga kesepuluh masing-masing ditempati Aditya Febrianto, Patria Ikhwan Maulana, Affan Noufal Farrastama, Ahmad Nashih As'ari, Muhammad Awal Akunda Sunana, Nirwana Rashida Dewi, dan Anisa Rahmadani.

Mustaf menambahkan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Prodi Pendidikan Fisika Universitas PGRI Madiun menyediakan ruang akademik bagi pelajar dan mahasiswa untuk mengembangkan literasi serta gagasan ilmiah.

“Prodi berkomitmen untuk terus mengadakan ruang-ruang akademik yang kompetitif dan mendorong peningkatan literasi serta iklim riset yang sehat,” tambahnya.

Prodi juga berharap kegiatan tersebut dapat mengenalkan bidang pendidikan fisika kepada peserta, khususnya iswa SMA dan sederajat. Mustaf berharap kompetisi serupa dapat kembali digelar pada tahun berikutnya dengan penyelenggaraan yang lebih baik.