Deteksi Dini Risiko Penyakit Tidak Menular, Mahasiswa Farmasi UNIPMA Gelar Cek Kesehatan Gratis bagi Warga 

Universitas PGRI Madiun — Mahasiswa Program Studi Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan dan Sains (FIKS) Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) membantu warga Perumahan Mutiara Kencana, Kecamatan Taman, Kota Madiun, mengenali faktor risiko penyakit tidak menular melalui pemeriksaan kesehatan dasar. Kegiatan bertajuk “Phardention Peduli: Cek Kesehatan, Investasi Masa Depan” tersebut digelar pada Sabtu (26/9), kemarin melalui inisiasi Himpunan Mahasiswa Program Studi Farmasi (HMPS) Phardention.

Pemeriksaan yang diberikan meliputi kadar gula darah, asam urat, dan tekanan darah. Setelah menjalani pemeriksaan, warga juga dapat berkonsultasi langsung dengan mahasiswa dan dosen pendamping untuk memahami hasil pemeriksaan serta memperoleh arahan terkait pola hidup sehat dan tindak lanjut yang diperlukan.

Pelaksanaan kegiatan turut didampingi dosen Program Studi Farmasi, di antaranya Ketua Program Studi Farmasi apt. Zedny Norachuriya, M.Farm.Klin., dan Pembina Phardention, apt. Yetti Hariningsih, M.Farm.

Kegiatan ini menyasar warga Perumahan Mutiara Kencana, terutama masyarakat berusia di atas 35 tahun atau mereka yang memiliki faktor risiko penyakit tidak menular. Sebanyak 19 mahasiswa terlibat sebagai panitia dengan target 100 peserta.

Tidak hanya melakukan pemeriksaan, mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat dan melakukan pemeriksaan secara rutin. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya promotif dan preventif untuk membantu masyarakat mengenali risiko kesehatan sejak dini.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Farmasi tidak hanya menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga belajar berinteraksi langsung dengan masyarakat. Peran tersebut menjadi bagian dari pengalaman mahasiswa sebagai calon tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi dan mendukung kesadaran masyarakat terhadap kesehatan.

Yenny Kusuma selaku ketua pelaksana Phardention Health Screening 2026, dalam wawancaranya mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berperan langsung dalam meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan.

“Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk peran aktif mahasiswa Farmasi dalam memberikan edukasi dan mendukung upaya promotif serta preventif di masyarakat,” ujar Yenny.

Ia menambahkan, pemeriksaan kesehatan rutin penting dilakukan untuk membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatan dan mengenali faktor risiko lebih awal. Kesadaran tersebut diharapkan dapat mendorong warga untuk lebih memperhatikan kesehatan sebelum muncul keluhan.

“Kami berharap masyarakat semakin sadar bahwa pemeriksaan kesehatan perlu dilakukan secara rutin, bukan hanya ketika sudah muncul keluhan,” tambahnya.

Bagi mahasiswa, keterlibatan langsung dalam kegiatan kesehatan masyarakat menjadi ruang untuk mengembangkan kepedulian sosial sekaligus menerapkan peran perguruan tinggi melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sementara bagi warga, pemeriksaan dasar dan konsultasi memberikan kesempatan untuk mengetahui kondisi kesehatan serta faktor risiko yang perlu diperhatikan.

Phardention berharap kegiatan tersebut dapat terus mendorong kepedulian masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan rutin. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mahasiswa Farmasi Universitas PGRI Madiun untuk berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran dan derajat kesehatan masyarakat melalui edukasi serta pencegahan sejak dini.