Dorong Pengelolaan Zakat Berbasis Data, UNIPMA dan UiTM Malaysia Kembangkan Riset Machine Learning
Universitas PGRI Madiun- Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) bersama Universiti Teknologi MARA (UiTM) Kedah, Malaysia, mengembangkan riset berbasis supervised machine learning untuk mendukung pengelolaan zakat yang lebih efektif dan berbasis data. Melalui penelitian bertajuk “Applying Supervised Machine Learning on Gold and Silver Zakat Collection (Comparative Study Malaysia and Indonesia),” tim peneliti menganalisis sekaligus memprediksi potensi pengumpulan zakat emas dan perak di Indonesia dan Malaysia.
Penelitian kolaboratif ini menjadi salah satu upaya pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence) dalam sektor keuangan syariah. Hasil analisis diharapkan dapat menjadi rekomendasi bagi lembaga pengelola zakat untuk meningkatkan kepatuhan pembayaran sekaligus mengoptimalkan penyaluran dana zakat.
Anggota tim peneliti dari Universitas PGRI Madiun, Juwari, menjelaskan bahwa penelitian memanfaatkan data historis pengumpulan zakat emas dan perak untuk memetakan tren, mengidentifikasi pola, serta membangun model prediksi yang dapat mendukung pengambilan keputusan.
"Penelitian ini menggunakan pendekatan supervised machine learning untuk mengolah data historis pengumpulan zakat emas dan perak. Dari proses tersebut, kami dapat memetakan tren, mengidentifikasi pola, serta membangun model prediksi yang dapat membantu lembaga pengelola zakat dalam pengambilan keputusan yang lebih tepat," ujarnya.
Selain menghasilkan model prediksi, penelitian ini juga membandingkan sistem penghimpunan zakat di Indonesia dan Malaysia. Studi komparatif tersebut dilakukan untuk melihat efektivitas pengelolaan zakat di kedua negara sekaligus mengidentifikasi praktik yang dapat menjadi bahan pengembangan kebijakan pada masa mendatang.
Kolaborasi penelitian melibatkan akademisi dari dua perguruan tinggi. Tim UiTM Kedah terdiri atas Khairul Adilah Ahmad, Norin Rahayu Samsudin, dan Taniza Tajuddin. Sementara tim Universitas PGRI Madiun beranggotakan Moch Yusuf Asyhari, Pratiwi Susanti, dan Juwari.
Riset telah berlangsung sejak 2023. Kegiatan diawali dengan diskusi tim peneliti Indonesia dan Malaysia pada 29–31 Mei 2023, dilanjutkan pengumpulan data di BAZNAS Kota Madiun pada 5 Juli 2023. Hasil sementara penelitian dipresentasikan dalam konferensi pada 7 November 2023 sebelum dilanjutkan dengan diskusi lanjutan pada Januari 2024 dan Januari 2025.
Melalui kolaborasi ini, Universitas PGRI Madiun dan UiTM Kedah menunjukkan komitmen dalam mengembangkan riset yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan untuk mendukung transformasi digital di bidang keuangan syariah.
Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi referensi bagi lembaga pengelola zakat dalam membangun sistem yang lebih efektif, akurat, dan berbasis data sehingga mampu meningkatkan kualitas layanan serta pengelolaan zakat di Indonesia maupun Malaysia.
Saat ini, pendaftaran mahasiswa baru program Reguler dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Tahun Akademik 2026/2027 telah resmi dibuka. Informasi lengkap mengenai program studi dan persyaratan pendaftaran dapat diakses melalui akun Instagram @unipma_pmb, laman resmi www.unipma.ac.id, maupun dengan datang langsung ke Biro PMB Kampus 1 Jalan Setiabudi No. 85 Madiun dan Kampus 2 Jalan Raya Klitik Km 5 Ngawi.



