Ratusan Mahasiswa FKIP UNIPMA Ikuti Pembekalan PLP II Sebelum Terjun ke Sekolah Mitra 

Universitas PGRI Madiun- Ratusan mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) mengikuti pembekalan Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) II Tahun 2026 di Graha Cendekia, Kamis (23/7), kemarin. Kegiatan ini menjadi tahap persiapan sebelum mahasiswa diterjunkan ke sekolah mitra untuk melaksanakan praktik mengajar pada 3 Agustus hingga 16 Oktober 2026.

Pembekalan PLP II tersebut merupakan bagian dari rangkaian persiapan program yang sebelumnya diawali dengan kegiatan persamaan persepsi bersama dosen pembimbing lapangan (DPL) dan sekolah mitra pada Rabu (22/7), lalu. Tahapan ini dilakukan untuk menyamakan pemahaman terkait mekanisme pelaksanaan, pembimbingan, serta penilaian selama mahasiswa mengikuti program.

Kegiatan pembekalan begitu antusias, sekaligus pembukaan oleh Wakil Rektor 3 Universitas PGRI Madiun, Dr. Jeffry Handhika, M.Pd., M.Si. Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Dekan FKIP Universitas PGRI Madiun Dr. Waskito Ardi, S.Pd., M.Pd., Ketua Panitia Pembekalan PLP II Dr. Tantri Mayasari, S.Pd., M.Pd., serta Kepala Biro Magang dan Praktik Lapangan (BMPL) Dr. Dahlia Novarianing Asri, M.Si.

 Memasuki sesi materi, mahasiswa memperoleh pembekalan mengenai implementasi Kurikulum Merdeka berbasis Deep Learning yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun, Agus Sucipto, S.Pd., M.Pd. Materi tersebut membahas penerapan pembelajaran yang menyesuaikan perkembangan pendidikan dan kebutuhan peserta didik.

Sesi berikutnya menghadirkan Sri Pudjiwati, M.Pd., Guru SD Negeri 05 Madiun Lor, yang menyampaikan materi mengenai perangkat pembelajaran, media, dan instrumen penilaian dalam Kurikulum Merdeka berbasis Deep Learning. Pembahasan tersebut memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai penyusunan perangkat yang akan digunakan saat praktik mengajar di sekolah.

Selanjutnya, Dr. Erlik Widiyani Styati, M.Pd., menyampaikan materi mengenai mekanisme pelaksanaan PLP II. Mahasiswa mendapatkan penjelasan terkait tahapan program, mulai dari penyerahan ke sekolah mitra, pelaksanaan praktik lapangan, hingga penyusunan laporan akhir.

Selain aspek akademik, pembekalan juga memberikan perhatian pada kesiapan sikap dan etika mahasiswa selama berada di lingkungan sekolah. Dr. Asroful Kadafi, M.Pd., menyampaikan materi mengenai etika dan tata tertib pelaksanaan PLP II sebagai bekal mahasiswa dalam menjalankan peran sebagai calon pendidik.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan materi etika dan pencegahan tiga dosa besar pendidikan yang disampaikan Bambang Eko Nugroho, S.H., M.H., dari Tim Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT). Materi tersebut membahas pentingnya pemahaman mahasiswa terhadap upaya pencegahan kekerasan, perundungan, intoleransi, dan pelanggaran etika di lingkungan pendidikan.

Setelah mengikuti pembekalan, mahasiswa akan memasuki tahap penyerahan ke sekolah mitra yang berlangsung pada 29 Juli hingga 3 Agustus 2026. Selanjutnya, mahasiswa melaksanakan PLP 2 selama kurang lebih dua setengah bulan sebelum mengikuti tahap penarikan dan penyusunan laporan akhir pada akhir Oktober 2026.