UNIPMA Selenggarakan Monev bagi 247 Mahasiswa Penerima KIP Kuliah dan BPP
Universitas PGRI Madiun — Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) menyelenggarakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) bagi 247 mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dan Bantuan Penyelesaian Pendidikan (BPP), Senin (10/8), kemarin. Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium Terpadu tersebut menjadi agenda rutin setiap akhir menjelang awal semester berikutnya untuk memantau perkembangan mahasiswa dan memastikan data penerima bantuan tetap sesuai ketentuan.
Kepala Biro Kemahasiswaan (BKM) Universitas PGRI Madiun, Dr. Elly's Mersina M., S.Pd., M.Pd., mengatakan monev dilakukan secara berkala sebagai bagian dari pengelolaan bantuan pendidikan. “Monev dilakukan setiap akhir semester menjelang awal semester berikutnya sebagai bagian dari pemantauan penerima bantuan,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, tim monev tidak hanya melihat perkembangan akademik mahasiswa. Kondisi ekonomi keluarga juga menjadi bagian yang diperiksa melalui dokumen pendukung, seperti informasi pekerjaan dan pendapatan orang tua serta jumlah tanggungan keluarga.
Pengecekan tersebut dilakukan dengan mencocokkan data yang disampaikan mahasiswa dengan bukti yang tersedia. “Data mahasiswa harus bisa dibuktikan melalui dokumen yang sesuai,” tambah Dr. Elly's Mersina M., S.Pd., M.Pd.
Sebanyak 247 mahasiswa mengikuti monev yang dibagi dalam dua sesi. Sesi pagi diikuti 139 mahasiswa semester 2 dan semester 8, sedangkan sesi siang diikuti 108 mahasiswa semester 4 dan semester 6.
Pembagian sesi disesuaikan dengan aktivitas akademik mahasiswa. Sejumlah mahasiswa semester 6 sedang menjalani magang di mitra maupun Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP), sehingga jadwal monev diatur agar tidak berbenturan dengan kegiatan tersebut.
Peserta monev berasal dari berbagai program studi di lingkungan Universitas PGRI Madiun, meliputi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Teknik (FT), Fakultas Hukum (FH), serta Fakultas Ilmu Kesehatan dan Sains (FIKS).
KIP Kuliah dan BPP memiliki cakupan bantuan yang berbeda. KIP Kuliah mencakup bantuan biaya pendidikan atau UKT dan biaya hidup, sedangkan BPP diberikan untuk membantu biaya UKT.
Selain memastikan pengelolaan bantuan berjalan sesuai ketentuan, Universitas PGRI Madiun juga menjadikan monev sebagai bagian dari pembinaan mahasiswa. Kampus berharap mahasiswa penerima bantuan dapat mempertahankan dan meningkatkan prestasi selama menempuh pendidikan.
“Setelah lulus, harapannya mereka bisa memberikan dampak positif di lingkungan masing-masing,” pungkas Dr. Elly's Mersina M., S.Pd., M.Pd.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Rektor III Universitas PGRI Madiun Dr. Jeffry Handhika, M.Pd., M.Si., jajaran BKM, tim pemonev, dekan, serta kepala program studi.
Saat ini, pendaftaran mahasiswa baru Program Reguler dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Tahun Akademik 2026/2027 memasuki Gelombang III yang telah resmi dibuka. Calon mahasiswa yang ingin bergabung masih memiliki kesempatan untuk mendaftarkan diri. Informasi lengkap mengenai program studi, jadwal, dan persyaratan pendaftaran dapat diakses melalui akun Instagram @unipma_pmb, laman resmi www.unipma.ac.id, maupun dengan datang langsung ke Biro PMB Kampus 1 di Jalan Setiabudi No. 85 Madiun dan Kampus 2 di Jalan Raya Klitik Km 5 Ngawi.



