Hujan Prestasi Warnai Yudisium FH UNIPMA, Lulusan Bawa Bekal dari Kampus hingga Kancah Internasional 

Universitas PGRI Madiun-  Yudisium Fakultas Hukum (FH) Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) Tahun Akademik 2025/2026 menjadi penanda mahasiswa memperlihatkan beragam capaian yang diraih selama berada di bangku kuliah. Prestasi, organisasi, kompetisi tingkat nasional, hingga pengalaman akademik internasional turut mewarnai perjalanan para lulusan.

Yudisium berlangsung di Lab Terpadu Universitas PGRI Madiun, Sabtu (22/8), kemarin ini turut dihadiri Rektor Universitas PGRI Madiun Dr. Supri Wahyudi Utomo, M.Pd. Dalam prosesi tersebut, mahasiswa yang telah resmi menyandang gelar Sarjana Hukum (S.H.).

Dekan FH Universitas PGRI Madiun Dr. Siska Diana Sari, S.H., M.H., mengatakan perjalanan mahasiswa selama menempuh pendidikan di FH berlangsung dengan latar dan pengalaman yang beragam. “Setiap lulusan memiliki pengalaman dan perjalanan masing-masing selama menempuh pendidikan,” ujarnya.

Selama masa studi, mahasiswa tidak hanya mengikuti pembelajaran di ruang kelas. Sebagian aktif dalam organisasi kemahasiswaan, mengikuti kompetisi, menjalani pekerjaan sembari kuliah, magang di instansi dan kantor pemerintah dan swasta di bidang hukum atau yg relevan engan bidan hukum,hingga memperoleh kesempatan mengikuti program pertukaran mahasiswa di dalam dan luar negeri.

Salah satu pengalaman internasional datang melalui program International Credit Transfer (ICT) di Nueva Ecija University of Science and Technology (NEUST), Filipina. Program tersebut menjadi salah satu pengalaman akademik mahasiswa Fakultas Hukum selama menempuh pendidikan.

Di tingkat nasional, mahasiswa FH Universitas PGRI Madiun juga mencatat prestasi melalui ajang PORSENASMA. Selain itu, terdapat mahasiswa yang dipercaya menjalankan peran sebagai Duta Hukum.

Capaian akademik juga menjadi bagian dari yudisium. Aldhi Royan Nugraha ditetapkan sebagai lulusan terbaik FH Universitas PGRI Madiun dengan IPK 3,99 dan predikat “Dengan Pujian” (Cumlaude).

Beragam pengalaman tersebut menunjukkan ruang pengembangan mahasiswa selama berada di perguruan tinggi. Aktivitas akademik, organisasi, kompetisi, dan pengalaman internasional menjadi bagian dari proses yang dapat melengkapi bekal lulusan sebelum memasuki dunia profesional.

Dr. Siska Diana Sari, S.H., M.H., mengingatkan para lulusan agar capaian selama kuliah diikuti dengan tanggung jawab setelah menyandang gelar Sarjana Hukum.

“Gelar Sarjana Hukum bukan akhir dari proses belajar, tetapi awal dari tanggung jawab yang lebih besar,” tambahnya.

Beliau juga berpesan agar para lulusan menjaga integritas serta menggunakan ilmu hukum yang diperoleh selama kuliah untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam prosesi yudisium, fakultas menyerahkan Surat Keterangan Lulus (SKL) kepada peserta sebagai bukti resmi kelulusan sebelum mengikuti wisuda, memasuki dunia kerja, atau melanjutkan pendidikan.

Hubungan antara fakultas dan lulusan juga tetap dibuka. FH Universitas PGRI Madiun menyediakan ruang komunikasi melalui Ikatan Keluarga Alumni (IKA) untuk menjaga hubungan antara alumni dan almamater.

Yudisium tersebut menjadi titik awal bagi para lulusan untuk membawa pengetahuan, pengalaman, serta jejaring yang diperoleh selama kuliah ke dunia profesional dan masyarakat.