Pertukaran Dosen Internasional UNIPMA Libatkan 13 Perguruan Tinggi Mitra  

Universitas PGRI Madiun – Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) memperluas ruang pembelajaran internasional melalui Program Pertukaran Dosen Internasional (PDI) Semester Genap 2025/2026. Program ini melibatkan 13 perguruan tinggi mitra dari Filipina, Thailand, dan Malaysia melalui skema guest lecture yang seluruhnya dilaksanakan secara sinkronus.

Program tersebut memberi kesempatan kepada dosen dan mahasiswa Universitas PGRI Madiun untuk berinteraksi langsung dengan akademisi dari perguruan tinggi luar negeri. Dalam pelaksanaannya, dosen Universitas PGRI Madiun maupun dosen dari kampus mitra mengajar antara satu hingga enam kali pertemuan dalam satu semester sesuai jadwal yang telah disepakati.

Sebanyak 13 perguruan tinggi mitra terlibat dalam PDI. Dari Filipina, mitra Universitas PGRI Madiun terdiri atas Ilocos Sur Polytechnic State College (ISPSC), Iloilo Science and Technology University (ISAT U), Mariano Marcos State University (MMSU), Nueva Ecija University of Science and Technology (NEUST), Benguet State University (BSU), Tarlac State University (TSU), Surigao Del Norte State University (SNSU), dan University of Nueva Caceres (UNC).

Sementara itu, mitra dari Thailand meliputi Thaksin University, Hatyai University, Krirk University melalui British International College (BIC), serta Walailak University. Dari Malaysia, Universitas PGRI Madiun bekerja sama dengan Universiti Teknologi MARA (UiTM).

Pada Semester Genap 2025/2026, sebanyak sembilan dosen Universitas PGRI Madiun mendapat 10 penugasan outbound ke perguruan tinggi mitra. Satu dosen, Dr. Sri Lestari, M.Pd. dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), menjalankan dua penugasan ke perguruan tinggi berbeda.

Dosen dari Program Pendidikan Profesi Guru (PPG), Dr. Rosita Ambarwati, M.Pd., mendapat penugasan ke ISPSC di Filipina dengan materi Sociolinguistics. Sementara Dr. Apriyanti, S.E., M.M. dari Program Studi Manajemen mengajar di ISAT U dengan topik Global Strategies: Exploring Comparative Economic Planning.

Dari Program Studi Pendidikan Teknik Elektro, Ihtiari Prasetyaningrum, M.Pd., menjadi dosen outbound ke NEUST, Filipina. Ia membawakan materi Bridging Innovation Instruction – AI Generated yang berkaitan dengan pemanfaatan kecerdasan buatan dalam pembelajaran.

Dua dosen dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) juga mendapat kesempatan mengajar di perguruan tinggi mitra Filipina dan Thailand. Dr. Samsul Arifin, M.Pd. mengajar Authentic Assessment di BSU, Filipina, sedangkan Dr. Lulus Irawati, S.S., M.Pd. mengisi materi Research Genre Analysis (The Rhetorical Moves of Research Genre) di Thaksin University, Thailand.

Dari Program Studi Pendidikan Sejarah, Anjar Mukti Wibowo, S.Sn., S.Pd., M.Pd., mendapat penugasan ke BSU, Filipina. Ia membawakan topik Thongling Perspective in Education and Social Life: Insights from Southeast Asia.

Sementara itu, dosen Program Studi Manajemen Arifiansyah Saputra, S.T., M.M. mengajar di Hatyai University, Thailand, dengan materi Capital Budgeting for Sustainable Energy: Evaluating Green Projects in Developing Markets.

Kesempatan mengajar di perguruan tinggi luar negeri juga diperoleh Dr. Erlik Widiyani Styati, M.Pd. dari PBI. Ia mendapat penugasan ke Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia, untuk membawakan materi Academic Writing.

Adapun Dr. Sri Lestari, M.Pd. dari PGSD menjalankan dua penugasan. Ia mengajar materi Psychological Well-being of Exchange Program di SNSU, Filipina, serta Research Methodology in ELT di Walailak University, Thailand.

Program PDI tidak hanya melibatkan dosen yang mendapat penugasan outbound. Secara keseluruhan, terdapat 40 dosen yang terlibat sebagai pengajar, terdiri atas 30 dosen inbound dan 10 penugasan outbound.

Jumlah dosen inbound pada periode ini meningkat dibandingkan periode sebelumnya yang melibatkan 14 dosen. Para dosen tersebut berasal dari berbagai bidang keilmuan sehingga materi yang diberikan kepada mahasiswa juga semakin beragam.

Dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), keterlibatan program mencakup Program Studi Manajemen, Akuntansi, D3 Manajemen Pajak, serta Manajemen Akuntansi Pajak. Fakultas Teknik (FT) melibatkan Program Studi Sistem Informasi, Teknik Informatika, dan Teknik Elektro.

Sementara dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), program melibatkan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Biologi, Pendidikan Teknik Elektro, Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Sejarah, Pendidikan Matematika, serta Pendidikan IPA.

Program PDI juga melibatkan Program Studi Hukum dari Fakultas Hukum (FH), serta bidang Farmasi dan Olahraga dari Fakultas Ilmu Kesehatan dan Sains (FIKS).

Melalui skema guest lecture, mahasiswa Universitas PGRI Madiun dapat mengikuti perkuliahan bersama dosen dari perguruan tinggi luar negeri tanpa harus meninggalkan lingkungan kampus. Interaksi tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenal perspektif akademik dari negara lain secara langsung.

Materi yang diberikan mencakup pendidikan, bahasa, manajemen, teknologi, biologi, farmasi, sejarah, penelitian, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan dalam pembelajaran. Di sisi lain, dosen Universitas PGRI Madiun juga memperoleh pengalaman berbagi pengetahuan dengan mahasiswa dari perguruan tinggi mitra.

Program ini sekaligus menjadi ruang bagi dosen untuk meningkatkan kemampuan komunikasi akademik dalam bahasa Inggris. Kemampuan tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung proses pembelajaran di lingkungan pendidikan tinggi yang semakin terhubung secara global.

Sebelum menjalankan penugasan, dosen mendapatkan pembekalan melalui program kelas internasional, termasuk persiapan mengajar menggunakan bahasa Inggris. Universitas PGRI Madiun juga melakukan koordinasi dengan program studi dan UPT Pusat Pengembangan Bahasa untuk mendukung kesiapan dosen.

Pelaksanaan PDI Semester Genap 2025/2026 selanjutnya akan menjadi bahan evaluasi untuk memperluas keterlibatan program studi, meningkatkan kompetensi bahasa Inggris dosen, dan memperkuat kerja sama dengan perguruan tinggi mitra.

Program ini akan kembali dilanjutkan pada Semester Gasal 2026/2027 dengan peluang penambahan perguruan tinggi mitra. Dengan jejaring akademik yang mencakup Filipina, Thailand, dan Malaysia, Universitas PGRI Madiun terus membuka akses pembelajaran internasional bagi dosen dan mahasiswa melalui pengalaman akademik lintas negara.