Dosen UNIPMA Jadi Pembicara Internasional di Filipina, Kupas Manajemen Talenta Perspektif Indonesia 

Universitas PGRI Madiun - Dosen Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun), Robby Sandhi Dessyarti, S.E., M.M., menjadi pembicara dalam International Virtual Lecture bersama Mariano Marcos State University (MMSU), Filipina, Rabu (26/8), kemarin.

Dalam kuliah daring yang diikuti mahasiswa dan dosen MMSU itu, Robby Sandhi Dessyarti, S.E., M.M., membawakan materi Talent Management Process with Indonesian Perspectives sebagai bagian dari mata kuliah Strategic Human Resource Management. Beliau membahas pengelolaan talenta dari tahap perencanaan hingga penyiapan calon pemimpin.

“Manajemen talenta tidak hanya berbicara tentang bagaimana organisasi merekrut orang, tetapi juga bagaimana mengembangkan, mempertahankan, dan menempatkan talenta sesuai kebutuhan organisasi,” ujarnya.

Materi tersebut mencakup tujuh tahapan, yakni talent planning, talent acquisition, talent identification, talent development, performance management, talent retention, dan succession planning. Salah satu metode yang diperkenalkan ialah 9-Box Matrix untuk memetakan karyawan berdasarkan kinerja dan potensi.

Robby Sandhi Dessyarti, S.E., M.M., juga membawa konteks Indonesia dalam pembahasan. Menurutnya, penerapan manajemen talenta perlu mempertimbangkan karakter budaya, kondisi tenaga kerja, serta perkembangan teknologi di masing-masing negara.

“Penerapan manajemen talenta perlu melihat konteks budaya karena cara berkomunikasi, membangun hubungan kerja, dan memimpin dapat berbeda di setiap lingkungan,” tambahnya.

Dalam materi itu, Indonesia disebut memiliki karakter kolektivistis dan power distance yang tinggi. Kondisi tersebut membuat komunikasi yang santun, hubungan kerja yang kuat, serta kepemimpinan yang mengayomi menjadi aspek yang perlu diperhatikan.

Sejumlah praktik perusahaan Indonesia seperti Management Trainee, Leadership Academy, Talent Pool, dan kaderisasi calon pemimpin diperkenalkan kepada peserta. Robby Sandhi Dessyarti, S.E., M.M., juga membahas pemanfaatan HR Analytics dan AI untuk membantu organisasi mengenali potensi, memprediksi pergantian karyawan, dan menyesuaikan pembelajaran.

“Teknologi dapat menjadi alat bantu untuk membuat keputusan terkait talenta lebih berbasis data, tetapi penerapannya tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan organisasi,” pungkasnya.

Melalui perkuliahan tersebut, Robby Sandhi Dessyarti, S.E., M.M., memperkenalkan penerapan manajemen sumber daya manusia strategis dengan perspektif Indonesia kepada peserta MMSU. Materi dirangkum melalui prinsip right people, right capability, right position, right time, yakni menempatkan orang dengan kemampuan yang sesuai pada posisi dan waktu yang tepat.