Jembatani Kesempatan Belajar di Luar Negeri, UNIPMA Hadirkan International Credit Transfer
Universitas PGRI Madiun — Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) melalui Biro Kemahasiswaan dan Hubungan (BKH) membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar internasional melalui program International Credit Transfer (ICT) 2026. Salah satu bentuk kegiatan dalam program tersebut adalah International Classroom Exchange bersama State University of Northern Negros (SUNN), Filipina.
Program diperkenalkan melalui kegiatan orientation yang digelar secara daring pada Kamis (3/9), kemarin. Kegiatan tersebut masih menjadi tahap persiapan sebelum perkuliahan dimulai. Mahasiswa diperkenalkan dengan SUNN serta mendapatkan penjelasan mengenai kurikulum, mata kuliah, jadwal, dosen pengampu, dan teknis pelaksanaan pembelajaran.
Berdasarkan laporan Sri Wahyuningsih, M.Si., sebanyak 28 mahasiswa dinyatakan lolos seleksi wawancara program Transfer Kredit Internasional (ICT) periode semester Genap 2026-2027. Dari jumlah tersebut, sebanyak 18 mahasiswa mengikuti skema International Classroom Exchange dengan tujuan State University of Northern Negros (SUNN), Filipina.
Sebanyak empat mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) lolos dalam program tersebut, yakni Evanelsia Da Costa Sousa dari Program Studi Akuntansi, Alia Putri Indrayani dan Amelia Salicha dari D-III Manajemen Pajak, serta Nadine Ayudya Puja Natasya dari Program Studi Manajemen.
Sementara itu, dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), mahasiswa yang lolos terdiri atas Anfannia Ridha Ardhana dari PBSI; Arinda Ummi Mahmudah, Nurul Aisyah Hidayati, Dwi Melda Septiarna, Alfrida Kalina Gandhi, Tasya Septiyan Nur Laila, dan Devina Widya Swari dari Pendidikan Bahasa Inggris; Candra Surya Febrianti dan Iyyakameiza Putri Wihasta dari Pendidikan Ekonomi; Anggara Bayu R dari Bimbingan dan Konseling; Ayu Kelvin Riana Putri dari PPKN; serta Jihan Nur Fauziah, Retno Widi Lestari, dan Rinda Tri Kusuma dari Pendidikan Matematika.
Penanggung Jawab BKH Divisi Luar Negeri Universitas PGRI Madiun, Dr. Brigitta Septarini R., S.S., M.Pd., menjelaskan bahwa program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman akademik internasional melalui pembelajaran virtual.
“Mahasiswa perlu memahami mata kuliah, jadwal, mekanisme pembelajaran, serta bentuk evaluasi sebelum mengikuti kelas,” ujarnya.
Melalui International Classroom Exchange, mahasiswa nantinya dapat mengikuti pembelajaran daring bersama dosen dan mahasiswa SUNN tanpa harus melakukan mobilitas fisik ke Filipina. Sejumlah mata kuliah yang disiapkan SUNN mencakup bidang bisnis, akuntansi, manajemen, pendidikan, sains, dan mata kuliah umum.
Kurikulum dan teknis perkuliahan menjadi bagian penting yang diperkenalkan dalam sesi orientasi. Mahasiswa mendapatkan gambaran mengenai mata kuliah yang akan diikuti, jadwal kelas, dosen pengampu, mekanisme pembelajaran, serta ketentuan kehadiran dan evaluasi. Hal ini menjadi bekal sebelum mahasiswa memasuki kegiatan perkuliahan bersama SUNN.
Keikutsertaan dalam program tidak secara otomatis menghasilkan nilai atau kredit akademik dari SUNN. Pengakuan kredit tetap mengikuti kebijakan perguruan tinggi asal, sedangkan SUNN dapat menerbitkan International Classroom Exchange Assessment Report yang memuat capaian pembelajaran, hasil penilaian, kehadiran, dan evaluasi dosen.
Program ini menjadi bagian dari pendekatan Internationalization-at-Home, yakni menghadirkan pengalaman internasional melalui teknologi. Melalui ICT, Universitas PGRI Madiun menjembatani kesempatan mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar global sekaligus memperluas interaksi akademik dengan perguruan tinggi mitra di luar negeri.



