FH UNIPMA Dorong Kesadaran Hukum Warga Desa dan Siswa Lewat Edukasi Waris dan Anti-Bullying 

Universitas PGRI Madiun — Program Studi Hukum Fakultas Hukum (FH) Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) mendorong peningkatan kesadaran hukum masyarakat dan sekolah melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIMAS) 2026 di Desa Kebonagung, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, pada 2–3 September 2026.

Kegiatan yang digelar melalui program kerja gabungan Himpunan Mahasiswa Fakultas Hukum (HMF Hukum) dan Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum (HMPS Yuris) tersebut berfokus pada edukasi hukum waris bagi masyarakat dan pencegahan bullying bagi siswa sekolah dasar.

Claudya Rindha Ramadhani selaku ketua pelaksana mengatakan kegiatan dirancang untuk memberikan pemahaman hukum yang dekat dengan persoalan sehari-hari. "Tujuannya meningkatkan kesadaran hukum masyarakat sekaligus mengurangi potensi konflik dalam keluarga," ujarnya.

Rangkaian acara diawali dengan sambutan Ketua Pelaksana, Dekan FH Universitas PGRI Madiun Dr. Siska Diana Sari, S.H., M.H., yang didampingi Kaprodi Hukum Dr. Sulistya Eviningrum, S.H., M.H., perwakilan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, serta Kepala Desa Kebonagung.

Hari pertama, Rabu (2/9), kegiatan menyasar ketua RT, ketua RW, dan perangkat Desa Kebonagung melalui program K-Waris: Klinik Hukum Waris sebagai Media Edukasi dan Sosialisasi bagi Masyarakat Desa Kebonagung.

Program tersebut menghadirkan Bintang Ulya Kharisma, S.H., M.Kn. yang membahas pemahaman dasar dan penentuan ahli waris serta Nizam Zakka Arrizal, S.H., M.Kn. yang menjelaskan praktik pembagian dan penyelesaian sengketa waris.

Antusiasme warga terlihat dari banyaknya pertanyaan selama sesi diskusi. Pertanyaan yang memerlukan pembahasan lebih rinci diarahkan ke Klinik Waris yang juga menyediakan layanan konsultasi secara daring melalui Google Form.

Kegiatan turut dihadiri perangkat desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas. Selain diskusi dan kuis, panitia menyerahkan bibit tanaman kepada masyarakat dengan dukungan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur.

Hari kedua, Kamis (3/9), kegiatan menyasar siswa SD 1 Kebonagung dengan materi anti-bullying yang disesuaikan untuk kelas 1–3 dan 4–6. Dr. Sulistya Eviningrum, S.H., M.H. memberikan materi kepada kelas 1–3, sedangkan Dr. Indriyana Dwi Mustikarini, S.H., M.H. dan Deva Mahendra Caesar Bimantya, S.H., M.H. menyampaikan materi untuk kelas 4–6.

Selain edukasi, siswa mengikuti kegiatan membuat kerajinan dari botol bekas dan permainan edukatif. Rangkaian kegiatan diakhiri dengan penilaian lomba, pengumuman pemenang, serta sesi foto bersama.