PKKMB FEB UNIPMA, Dekan Tekankan Pentingnya Teknologi dan Kewirausahaan
Universitas PGRI Madiun – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) menyiapkan mahasiswa baru untuk menghadapi dunia kerja dengan membekali mereka kemampuan teknologi informasi, kewirausahaan, serta keterampilan akademik dan nonakademik.
Upaya tersebut disampaikan dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) FEB Universitas PGRI Madiun yang digelar di Gedung Auditorium FT, Kamis (10/9), kemarin. Kegiatan ini diikuti 226 mahasiswa dari Program Studi S1 Manajemen, S1 Akuntansi, dan D3 Manajemen Pajak.
Dekan FEB Universitas PGRI Madiun, Dr. Anggita Langgeng Wijaya, S.E., M.Si., Ak., CA., CPA., CRMP., mengatakan PKKMB menjadi tahap awal bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan akademik sekaligus memahami arah pendidikan yang dikembangkan fakultas.
“Mahasiswa perlu mengenal visi dan misi fakultas, struktur pengelola, dosen, organisasi mahasiswa, serta fasilitas yang dapat menunjang proses akademik,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa diperkenalkan dengan sejumlah organisasi kemahasiswaan di lingkungan FEB, antara lain Badan Induk Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (Bimafeb), Accounting Student Association (Accseta), Management Association (Magenta), dan Tax Creative Student Association (Taxcta). Mahasiswa Baru juga mendapat informasi mengenai fasilitas fakultas seperti perpustakaan, gedung pertemuan, Galeri Investasi, dan Tax Center.
Selain itu, mahasiswa dikenalkan dengan sejumlah fasilitas pendukung universitas, seperti asrama mahasiswa, poliklinik kesehatan, area parkir, dan tempat ibadah. Pengenalan tersebut diharapkan membantu mahasiswa beradaptasi lebih cepat dengan kehidupan kampus.
Dr. Anggita Langgeng Wijaya, S.E., M.Si., Ak., CA., CPA., CRMP., menambahkan, orientasi mahasiswa baru tidak berhenti pada pengenalan lingkungan kampus. FEB juga ingin membangun kemampuan mahasiswa agar tidak hanya menguasai kompetensi akademik, tetapi mampu beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja.
“Selama proses akademik, mahasiswa akan dididik, ditempa, dan dikembangkan hard skill maupun soft skill,” tambahnya.
Pengembangan soft skill menjadi bagian penting karena mahasiswa nantinya akan berhadapan dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berubah. Kemampuan komunikasi, kerja sama tim, bahasa, dan pemanfaatan teknologi menjadi keterampilan yang turut ditekankan dalam proses pembelajaran.
Arah tersebut sejalan dengan visi FEB Universitas PGRI Madiun yang menargetkan diri menjadi pusat pembelajaran ekonomi dan bisnis yang unggul di tingkat nasional pada 2033. Fakultas menargetkan lulusan yang cerdas, kompetitif, bermartabat, menguasai teknologi informasi, dan memiliki kemampuan berwirausaha.
Selain pembelajaran di kelas, FEB juga menerapkan pendekatan link and match dengan dunia industri. Salah satunya melalui program sertifikasi kompetensi industri untuk memperkuat kesiapan mahasiswa memasuki dunia kerja.
Menurut Dr. Anggita Langgeng Wijaya, S.E., M.Si., Ak., CA., CPA., CRMP., fakultas berupaya menempatkan diri sebagai ruang pembentukan sekaligus pendamping mahasiswa selama menjalani pendidikan tinggi.
“Harapannya, ketika siap terjun ke dunia kerja dan masyarakat, mahasiswa sudah menjadi pribadi yang baik, kompetitif, dan adaptif,” pungkasnya.
Melalui PKKMB, mahasiswa baru tidak hanya memperoleh gambaran mengenai aktivitas akademik di FEB, tetapi juga memahami kompetensi yang perlu mereka bangun selama menempuh pendidikan. Bekal tersebut diarahkan agar lulusan memiliki peluang keterserapan yang lebih baik di dunia kerja maupun industri.




