UNIPMA Buka Peluang Pertukaran Akademik dan Riset Lewat Kerja Sama Kampus Asia Tenggara 

Universitas PGRI Madiun – Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) memperluas peluang kerja sama akademik lintas negara melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan tiga perguruan tinggi dari Indonesia, Filipina, dan Vietnam. Kesepakatan ini mencakup pendidikan, penelitian, pertukaran akademik, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan kapasitas.

Penandatanganan berlangsung secara hybrid pada Selasa (22/9), kemarin dalam agenda ASEAN Pathways: Bulacan State University and International Partners – MoU Signing, yang dipusatkan di Bulacan State University (BULSU), Filipina. Kegiatan tersebut mempertemukan Universitas PGRI Madiun, BULSU, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), dan Tan Trao University, Vietnam.

Kerja sama ini membuka peluang bagi mahasiswa dan dosen Universitas PGRI Madiun untuk terlibat dalam berbagai kegiatan akademik internasional. Bagi mahasiswa, jejaring tersebut dapat menjadi ruang untuk memperoleh pengalaman belajar dengan lingkungan pendidikan berbeda sekaligus memperluas perspektif melalui interaksi dengan sivitas akademika dari negara lain.

Di bidang akademik, kesepakatan tersebut juga membuka ruang pengembangan penelitian dan kegiatan bersama antarperguruan tinggi. Kolaborasi lintas negara dapat mendukung pertukaran pengetahuan serta pengembangan kapasitas dosen dan mahasiswa sesuai bidang yang disepakati masing-masing institusi.

Dari Universitas PGRI Madiun, penandatanganan diwakili Rektor Dr. Supri Wahyu Utomo, didampingi Wakil Rektor III Jeffry Handhika dan Kepala Biro Kerjasama dan Humas Dr. Sri Lestari, M.Pd. Sementara itu, BULSU diwakili President Dr. Teddy C. San Andres, UPI oleh President Prof. Dr. Didi Sukyadi, dan Tan Trao University oleh President Prof. Dr. Pham Duy Hung.

Dr. Sri Lestari, M.Pd., dalam informasinya mengatakan penandatanganan MoU menjadi bagian dari upaya memperluas peluang kolaborasi antarperguruan tinggi. “Penandatanganan MoU ini menjadi momentum untuk memperluas peluang kolaborasi antarperguruan tinggi,” ujarnya.

Selain penandatanganan MoU, agenda tersebut diisi sambutan pimpinan perguruan tinggi, pertunjukan budaya, dan penyampaian komitmen dari institusi mitra. Pertemuan ini memperkuat jejaring pendidikan tinggi antara Indonesia, Filipina, dan Vietnam.

Bagi Universitas PGRI Madiun, kesepakatan tersebut menjadi dasar untuk mengembangkan program internasional yang dapat memberikan manfaat langsung bagi sivitas akademika. Implementasi kerja sama selanjutnya akan menentukan bentuk program yang dapat diwujudkan, mulai dari kegiatan akademik, penelitian, pertukaran, hingga pengabdian kepada masyarakat.