Genjot Kualitas Karya Ilmiah Mahasiswa, Himabiko Gelar Paper Camp 

Universitas PGRI Madiun — Kemampuan menulis karya ilmiah menjadi salah satu keterampilan yang mulai dibangun Himpunan Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling (Himabiko) Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) sejak mahasiswa berada di semester awal. Upaya itu dilakukan melalui Paper Camp, workshop penulisan karya tulis ilmiah yang memadukan materi, praktik, mentoring, dan review karya.

Kegiatan bertajuk “BARA (BK Berkarya, Aktif, dan Berdaya)” tersebut berlangsung di Ruang C-404 dan C-405 Lantai 4 Kampus 3 Universitas PGRI Madiun, Sabtu (26/9), kemarin. Peserta merupakan mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling semester 1.

Nihaayatush Shufiya Annafi'a selaku ketua pelaksana dalam wawancaranya mengatakan Paper Camp dirancang agar mahasiswa tidak hanya memahami teori penulisan ilmiah, tetapi juga memperoleh pengalaman menyusun karya secara langsung.

“Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga berlatih menyusun karya, mendapatkan pendampingan, dan memperbaikinya melalui proses review,” ujarnya.

Materi kegiatan mencakup kaidah, struktur, etika, dan metodologi penulisan karya tulis ilmiah, termasuk pengenalan standar penulisan untuk publikasi jurnal nasional. Peserta juga diarahkan mengolah ide dan data penelitian di bidang Bimbingan dan Konseling menjadi naskah yang sistematis.

Proses belajar berlangsung melalui pemaparan materi, praktik langsung, mentoring, review karya, serta diskusi. Pola tersebut memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mengetahui bagian karya yang perlu diperbaiki sebelum naskah dikembangkan lebih lanjut.

Kegiatan ini menghadirkan Beny Dwi Pratama, S.Psi., M.Psi. sebagai narasumber. Pelaksanaan juga didampingi Dr. Noviyanti Kartika Dewi, M.Pd., Kons. dan Dr. Suharni, S.Psi., M.Psi.

Bagi Himabiko, pembekalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kemampuan akademik mahasiswa. Proses penyelenggaraan Paper Camp juga menjadi ruang bagi panitia untuk mengasah keterampilan, kepemimpinan, dan kerja sama tim.

Nihaayatush berharap kegiatan tersebut dapat mendorong mahasiswa semakin terampil menghasilkan karya ilmiah. “Karya ilmiah mahasiswa diharapkan tidak berhenti sebagai tugas, tetapi dapat dikembangkan menjadi luaran yang mendukung kualitas Program Studi BK,” tambahnya.