Tingkatkan Jejaring Global, UNIPMA Hadiri Walailak University International Day 2026 di Thailand
Universitas PGRI Madiun- Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) memperluas jejaring internasional dengan mengikuti Walailak University International Day (WUiDAY) 2026 di Provinsi Nakhon Si Thammarat, Thailand. Forum yang berlangsung pada awal Juli tersebut menjadi wadah bagi perguruan tinggi dari berbagai negara untuk membangun kemitraan di bidang pendidikan, penelitian, dan inovasi.
Mengusung tema "Bridging Regional and International Dialogue for Global Education and Sustainability" (BRIDGES), kegiatan ini mempertemukan puluhan universitas, perwakilan diplomatik, serta komunitas akademik dari berbagai negara. Pertemuan tersebut difokuskan pada pengembangan kolaborasi, mulai dari mobilitas mahasiswa, program magang, hingga riset bersama.
Universitas PGRI Madiun diwakili Wakil Rektor Bidang I Prof. Dr. Marheny Lukitasari, M.Pd., dan Kepala Biro Kerja Sama dan Humas (BKH) Dr. Sri Lestari, M.Pd. Dalam wawancara, Dr. Sri Lestari, M.Pd., mengatakan keikutsertaan Universitas PGRI Madiun dalam forum internasional tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkenalkan potensi universitas sekaligus membuka peluang kemitraan baru.
"Agenda utama tim Universitas PGRI Madiun dalam kegiatan ini adalah mempresentasikan profil universitas serta memetakan potensi kerja sama strategis dengan berbagai mitra baru yang hadir," ujarnya, Sabtu (11/7), kemarin.
Dalam sesi presentasi kemitraan internasional, Universitas PGRI Madiun memperkenalkan sejumlah program unggulan yang mencakup mobilitas mahasiswa, penyediaan beasiswa, serta pengembangan riset kolaboratif. Forum ini juga dimanfaatkan untuk berdialog langsung dengan perwakilan kedutaan besar yang berkedudukan di Bangkok serta pimpinan perguruan tinggi dari berbagai negara.
Selain presentasi, delegasi Universitas PGRI Madiun mengikuti sesi Parallel Networking untuk memperluas jejaring dengan calon mitra akademik. Kegiatan tersebut mempertemukan peserta dari Australia, Tiongkok, Jerman, Jepang, Kazakhstan, Malaysia, Filipina, Rusia, Taiwan, dan sejumlah negara lainnya yang turut menawarkan peluang kolaborasi.
Dr. Sri Lestari, M.Pd., mengatakan hasil pertemuan tersebut akan ditindaklanjuti melalui pembahasan kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi yang telah menjalin komunikasi selama forum berlangsung.
"Sejumlah peluang kolaborasi sudah kami identifikasi. Tahap berikutnya adalah menindaklanjutinya melalui penyusunan Nota Kesepahaman (MoU) maupun Nota Perjanjian (MoA) agar kerja sama yang dibangun dapat segera direalisasikan," tambahnya.
Partisipasi dalam WUiDAY 2026 menjadi bagian dari upaya Universitas PGRI Madiun memperkuat internasionalisasi perguruan tinggi. Melalui pengembangan jejaring dengan berbagai institusi di luar negeri, universitas berharap dapat memperluas kesempatan bagi dosen dan mahasiswa untuk terlibat dalam program akademik berskala global.
Saat ini, pendaftaran mahasiswa baru program Reguler dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Tahun Akademik 2026/2027 telah resmi dibuka. Informasi lengkap mengenai program studi dan persyaratan pendaftaran dapat diakses melalui akun Instagram @unipma_pmb, laman resmi www.unipma.ac.id, maupun dengan datang langsung ke Biro PMB Kampus 1 Jalan Setiabudi No. 85 Madiun dan Kampus 2 Jalan Raya Klitik Km 5 Ngawi.




