UNIPMA Perkuat Peran Dosen Pembimbing Lapangan untuk Kawal Mutu Magang Industri Mahasiswa 2026 

Universitas PGRI Madiun – Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) memperkuat peran Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dalam pelaksanaan Magang Industri Mahasiswa Tahun 2026 melalui pembekalan yang diselenggarakan Biro Magang dan Praktik Lapangan (BMPL) bersama Unit Praktik Pengalaman Lapangan dan Magang (UPPLM) di Graha Cendekia, Selasa (14/7), kemarin. Kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi, memperkuat pemahaman teknis, serta memastikan proses pendampingan mahasiswa di instansi mitra berjalan sesuai standar.

Kepala Biro Magang dan Praktik Lapangan (BMPL) Universitas PGRI Madiun, Dr. Dahlia Novarianing Asri, M.Si., menegaskan bahwa Dosen Pembimbing Lapangan memegang peran strategis dalam menjaga kualitas pelaksanaan magang mahasiswa.

"Kesamaan persepsi antardosen pembimbing menjadi kunci agar proses pendampingan, monitoring, hingga evaluasi mahasiswa dapat berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan," ujarnya.

Beliau mengatakan, pembekalan juga menjadi sarana memperkuat koordinasi antara kampus dan instansi mitra sehingga setiap tahapan magang dapat terlaksana secara optimal.

Dalam kegiatan tersebut, para DPL memperoleh materi mengenai standar operasional, administrasi, panduan, dan tata tertib pelaksanaan magang yang disampaikan Nik Amah, S.E., M.Si., CTT., CSRS. Materi tersebut menjadi acuan bagi dosen dalam mendampingi, memantau, dan mengevaluasi mahasiswa selama menjalani magang di instansi mitra.

Selanjutnya, Moch Yusuf Asyhari, S.Tr.Kom., M.Kom., memaparkan penggunaan Sistem Informasi Manajemen (SIM) Magang sebagai sarana pemantauan pelaksanaan magang. Melalui sistem tersebut, DPL dapat memonitor aktivitas mahasiswa, memvalidasi logbook harian, hingga melakukan penilaian secara digital sehingga proses pembimbingan dan administrasi menjadi lebih efektif.

Pembekalan juga membahas aspek kerja sama dengan instansi mitra. Dr. Brigitta Septarini Rahmasari, S.S., M.Pd., menjelaskan mekanisme Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) agar DPL memahami hak, kewajiban, serta ruang lingkup kerja sama antara Universitas PGRI Madiun dan mitra industri.

Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi yang dimanfaatkan para DPL untuk membahas berbagai persoalan teknis, mulai dari mekanisme pendampingan mahasiswa, penggunaan aplikasi SIM Magang, hingga prosedur monitoring dan penarikan mahasiswa dari instansi mitra.

Melalui pembekalan ini, Universitas PGRI Madiun berharap seluruh Dosen Pembimbing Lapangan memiliki pemahaman yang selaras dalam menjalankan tugasnya. Kesamaan persepsi tersebut diharapkan mampu mendukung pelaksanaan magang industri yang lebih terarah, akuntabel, serta memberikan pengalaman belajar yang optimal bagi mahasiswa.

Sebagai informasi, Universitas PGRI Madiun juga telah membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Program Reguler dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Tahun Akademik 2026/2027. Informasi mengenai program studi dan persyaratan pendaftaran dapat diperoleh melalui akun Instagram @unipma_pmb, laman www.unipma.ac.id, atau Biro PMB Kampus 1 di Jalan Setiabudi No. 85 Madiun serta Kampus 2 di Jalan Raya Klitik Km 5 Ngawi.