UNIPMA Siapkan Mahasiswa Hadapi Dunia Industri, Pembekalan Magang 2026 Tekankan Kompetensi dan Integritas 

Universitas PGRI Madiun – Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) membekali mahasiswa program studi non-kependidikan melalui Sosialisasi dan Pembekalan Umum Magang Industri Gelombang I Tahun 2026 di Graha Cendekia, Selasa (14/7), kemarin. Kegiatan yang diselenggarakan Biro Magang dan Praktik Lapangan (BMPL) bersama Unit Praktik Pengalaman Lapangan dan Magang (UPPLM) itu diikuti mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Teknik (FT), Fakultas Ilmu Kesehatan dan Sains (FIKS), serta Fakultas Hukum (FH).

Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor Universitas PGRI Madiun Dr. Supri Wahyudi Utomo, M.Pd., Ketua BMPL Dr. Dahlia Novarianing Asri, M.Si., dan Ketua Pelaksana Hani Atun Mumtahana, S.Kom., M.Kom. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai mekanisme, administrasi, serta etika pelaksanaan magang sebelum mahasiswa diterjunkan ke instansi maupun perusahaan mitra.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas PGRI Madiun Dr. Supri Wahyudi Utomo, M.Pd., menegaskan bahwa magang menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menunjukkan kompetensi sekaligus menjaga nama baik almamater di hadapan dunia industri.

"Mahasiswa harus mampu menunjukkan kompetensi sekaligus menjaga etika dan kedisiplinan. Itu yang akan menjadi penilaian dunia kerja terhadap lulusan Universitas PGRI Madiun," ujarnya.

Beliau menambahkan, pembekalan tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga penguatan karakter agar mahasiswa siap beradaptasi dengan budaya kerja yang profesional.

Penguatan karakter tersebut diwujudkan melalui materi 4A yang meliputi Anti-Korupsi, Anti-Perundungan, Anti-Intoleransi, dan Anti-Kekerasan Seksual. Materi itu menjadi bagian dari komitmen Universitas PGRI Madiun dalam mencetak lulusan berintegritas sekaligus mendukung implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, Sustainable Development Goals (SDGs), dan Program Kampus Berdampak yang diinisiasi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Kegiatan berlangsung dalam dua sesi. Sesi pertama membahas standar operasional, administrasi, panduan, tata tertib magang, serta penggunaan Sistem Informasi Manajemen (SIM) Magang yang disampaikan Andria, M.Kom., MTA, MCE, MOS, MTCRE, CITPM, MCF, OCP., Halwa Annisa Khoiri, S.Si., M.Si., dan Moch Yusuf Asyhari, S.Tr.Kom., M.Kom., kemudian dilanjutkan diskusi bersama peserta.

Pada sesi berikutnya, Bambang Eko Nugroho, S.H., M.H., CLA., CMC., menyampaikan materi implementasi 4A di lingkungan kerja, sedangkan Dr. Brigitta Septarini Rahmasari, S.S., M.Pd., menjelaskan mekanisme kerja sama melalui dokumen Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA).

Berdasarkan jadwal UPPLM, program magang industri tahun 2026 diawali dengan pendaftaran dan validasi peserta pada 13–15 April 2026, dilanjutkan pengurusan surat pengantar melalui SIM Magang hingga 2 Mei 2026. Mahasiswa selanjutnya mengikuti pembekalan wajib sebelum diterjunkan ke instansi mitra, menjalani magang selama dua bulan, mengikuti monitoring dan evaluasi, menyusun laporan, serta mengakhiri program melalui seminar atau ujian magang pada awal Oktober 2026.

Melalui program tersebut, Universitas PGRI Madiun berharap mahasiswa memperoleh pengalaman kerja yang relevan sekaligus meningkatkan kompetensi, kemampuan beradaptasi, dan karakter profesional sebagai bekal memasuki dunia kerja.

Sebagai informasi, Universitas PGRI Madiun juga telah membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Program Reguler dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Tahun Akademik 2026/2027. Informasi mengenai program studi dan persyaratan pendaftaran dapat diperoleh melalui akun Instagram @unipma_pmb, laman www.unipma.ac.id, atau Biro PMB Kampus 1 di Jalan Setiabudi No. 85 Madiun serta Kampus 2 di Jalan Raya Klitik Km 5 Ngawi.