PKKMB Hari Ketiga, UNIPMA Dorong Mahasiswa Baru Berani Berprestasi dan Meraih Mimpi 

Universitas PGRI Madiun — Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) mulai mengenalkan jalur pengembangan prestasi kepada mahasiswa baru sejak hari ketiga Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun akademik 2026/2027, Rabu (9/9), kemarin. Selain organisasi kemahasiswaan, mahasiswa mendapat pembekalan tentang pemetaan potensi hingga program yang dapat menjadi pintu awal untuk berprestasi dan berkontribusi di masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Graha Cendekia itu diawali dengan pembentukan karakter melalui organisasi kemahasiswaan, kemudian dilanjutkan pemetaan potensi mahasiswa di bidang penalaran, minat, dan bakat. Kedua materi tersebut melibatkan Biro Kemahasiswaan, BEM, dan UKM serta menghadirkan Dr. Elly's Mersina M, M.Pd., Dr. W. Linda Yuhanna, M.Si., dan Dr. Farida Styaningrum, M.Pd.

Selain materi pengembangan potensi dan organisasi kemahasiswaan, mahasiswa baru juga mendapatkan pembekalan mengenai sistem pendidikan tinggi dan konsep Kampus Berdampak yang disampaikan oleh Rektor Universitas PGRI Madiun, Dr. Supri Wahyudi Utomo, M.Pd. Materi tersebut memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai kehidupan akademik di perguruan tinggi sekaligus pentingnya peran mahasiswa dalam menghasilkan kontribusi dan dampak positif bagi masyarakat.

Dr. Yoga Ardian Feriandi, S.Pd., M.Pd., selaku ketua pelaksana dalam wawancaranya mengatakan pengenalan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW), dan PPK Ormawa dilakukan sejak PKKMB agar mahasiswa memiliki gambaran mengenai ruang untuk mengembangkan diri.

"PKM dan program lainnya memang dikenalkan sedini mungkin. Harapannya mahasiswa termotivasi dan melihat bahwa peran mahasiswa bisa berarti di masyarakat," ujarnya.

Menurut beliau, kehidupan mahasiswa tidak berhenti pada pembelajaran teori di kelas maupun laboratorium. Berbagai program kemahasiswaan dapat menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu sekaligus terlibat dalam penyelesaian persoalan di masyarakat.

"Mahasiswa tidak hanya belajar secara teoritis, tetapi juga bisa terjun langsung ke masyarakat melalui PKM, PPK Ormawa, dan program lainnya," ujarnya.

Sesi pengembangan prestasi yang berlangsung, menghadirkan Biro Kemahasiswaan dan Dr. W. Linda Yuhanna, M.Si. Materi berfokus pada PKM, P2MW, dan PPK Ormawa sebagai ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi sekaligus membangun rekam prestasi selama kuliah.

Dr. Yoga Ardian Feriandi, S.Pd., M.Pd., mengatakan arah tersebut sejalan dengan konsep Kampus Berdampak, yang mendorong ilmu pengetahuan di perguruan tinggi tidak berhenti di lingkungan kampus.

"Harapannya mahasiswa bisa membawa dampak nyata untuk perubahan positif di masyarakat melalui keilmuan yang dipelajari sesuai jurusannya," pungkasnya.

Melalui pembekalan tersebut, mahasiswa baru diarahkan untuk mengenali potensi, berani mengambil peluang, dan memanfaatkan masa kuliah untuk menghasilkan karya yang bermanfaat.