Bangun Inovasi Kemasan Biodegradable dari Eceng Gondok, Mahasiswa Teknik Industri UNIPMA Lolos Pendanaan P2MW 2026 

Universitas PGRI Madiun- Tim mahasiswa Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik (FT), Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) yang dibimbing oleh Aan Zainal Muttaqin, S.T., M.T., IPP., berhasil meraih pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2026 pada kategori Manufaktur dan Teknologi Terapan. Tim tersebut diketuai oleh Galih Wahyu (mahasiswa semester 4) dengan anggota Ari Firmansyah dan May Esa D. (mahasiswa semester 2). Mereka lolos pendanaan melalui inovasi bertajuk Kemasan Biodegradable dari Eceng Gondok.

Inovasi tersebut memanfaatkan tanaman eceng gondok sebagai bahan baku utama pembuatan kemasan ramah lingkungan. Tanaman ini dipilih karena ketersediaannya yang melimpah, namun selama ini lebih banyak dikenal sebagai gulma perairan yang belum dimanfaatkan secara optimal.

Melalui inovasi tersebut, tim menawarkan alternatif kemasan yang dapat terurai secara alami sebagai pengganti kemasan berbahan plastik. Selain mendukung upaya pengurangan limbah plastik, pemanfaatan eceng gondok juga diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi dari tanaman yang selama ini kurang dimanfaatkan.

Galih Wahyu, mengatakan ide tersebut berangkat dari potensi besar eceng gondok yang dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai guna. "Eceng gondok merupakan gulma yang jika dikelola dengan baik dapat menghasilkan produk yang mengurangi penggunaan kayu dan membantu menekan sampah plastik. Bahan bakunya juga sangat melimpah sehingga mudah diperoleh," ujarnya, Kamis (2/7), kemarin.

Ia menjelaskan, selain dikembangkan menjadi kemasan biodegradable, eceng gondok juga dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan berbagai produk lain, seperti paper bag, kertas, tatakan gelas, hingga aksesori.

Galih menambahkan, pengembangan produk tersebut diharapkan dapat diterima masyarakat karena memiliki manfaat bagi lingkungan sekaligus menawarkan harga yang relatif terjangkau.

"Harapannya masyarakat Indonesia menggunakan produk ini karena lebih ramah lingkungan, dapat membantu mengurangi sampah plastik, dan harganya relatif murah," tambah Galih Wahyu.

Aan Zainal Muttaqin, S.T., M.T., IPP., mengapresiasi capaian mahasiswa yang berhasil memperoleh pendanaan P2MW 2026. “Keberhasilan tersebut menunjukkan kemampuan mahasiswa Teknik Industri Universitas PGRI Madiun dalam mengembangkan inovasi yang memadukan aspek teknologi, kewirausahaan, dan keberlanjutan lingkungan.” ujarnya.

Beliau berharap keberhasilan tersebut dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi, mengembangkan jiwa kewirausahaan, serta menghadirkan solusi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas PGRI Madiun, lanjutnya, berkomitmen mendukung pengembangan potensi mahasiswa melalui kegiatan akademik, penelitian, dan kewirausahaan guna mencetak lulusan yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing.

Saat ini, pendaftaran mahasiswa baru program Reguler dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Tahun Akademik 2026/2027 telah resmi dibuka. Informasi lengkap mengenai program studi dan persyaratan pendaftaran dapat diakses melalui akun Instagram @Universitas PGRI Madiun_pmb, laman resmi www.Universitas PGRI Madiun.ac.id, maupun dengan datang langsung ke Biro PMB Kampus 1 Jalan Setiabudi No. 85 Madiun dan Kampus 2 Jalan Raya Klitik Km 5 Ngawi.