Dosen PBI UNIPMA Jadi Pembicara pada 5th Seminar on English Education, Literatures & Linguistics 2026 

Universitas PGRI Madiun – Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun), Dr. Fitra Pinandhita, M.Pd., menjadi salah satu pembicara pada 5th Seminar on English Education, Literatures & Linguistics (ELITICS) 2026 yang digelar secara daring melalui Zoom, Senin (27/7), kemarin. Seminar yang diselenggarakan Departemen Pendidikan Bahasa Inggris Universitas PGRI Madiun itu mengangkat tema Artificial Intelligence in Education: Innovation, Ethics, and Digital Transformation.

Selain Dr. Fitra Pinandhita, M.Pd., seminar turut menghadirkan Rimajon Sotlikova, Ph.D. pembicara dari New Uzbekistan University dan Webster University in Tashkent serta Dr. Wardani Dwi Wihastyanang, S.Pd., M.Pd. dari Universitas PGRI Jombang. Ketiga narasumber membahas berbagai pendekatan pemanfaatan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) dalam mendukung proses pembelajaran.

Pada kesempatan tersebut, Dr. Fitra Pinandhita, M.Pd., memaparkan pemanfaatan AI untuk memperkuat literasi dan numerasi sebagai kompetensi yang dibutuhkan dalam pembelajaran abad ke-21. “Numerasi bukan sekadar kemampuan berhitung, tetapi kemampuan menggunakan data untuk mengambil keputusan secara logis,” ujarnya.

Untuk memperdalam pemahaman peserta, beliau mengajak mereka menganalisis studi kasus dengan membandingkan dua kota berdasarkan biaya hidup, pendidikan, dan transportasi. Hasil analisis kemudian disusun menjadi rekomendasi berbasis data serta divisualisasikan dalam bentuk poster menggunakan bantuan AI agar informasi lebih mudah dipahami.

Selanjutnya, Dr. Fitra Pinandhita, M.Pd., menjelaskan pemanfaatan AI dalam penguatan literasi. Peserta diperkenalkan pada penggunaan teknologi, seperti ChatGPT, untuk menyederhanakan cerita rakyat sesuai jenjang usia peserta didik, menyusun pertanyaan berbasis metode Socratic, menghasilkan ilustrasi cerita, hingga mendokumentasikan prompt beserta hasil yang diperoleh selama proses pembelajaran.

“AI dapat membantu pendidik menghadirkan pembelajaran yang lebih interaktif dan kontekstual,” katanya.

Melalui pendekatan tersebut, peserta didorong merancang aktivitas belajar yang mengembangkan kemampuan berpikir kritis, analisis data, kreativitas, serta pengambilan keputusan berbasis bukti. “AI adalah alat pendukung, bukan pengganti pendidik dalam proses pembelajaran,” tegasnya.

Seminar ELITICS 2026 diikuti akademisi, dosen, mahasiswa, peneliti, dan praktisi dari berbagai perguruan tinggi.

Dr. Fitra Pinandhita, M.Pd., berharap pemanfaatan AI di dunia pendidikan dapat dilakukan secara bijaksana sehingga mampu mendukung pembelajaran yang lebih efektif tanpa mengesampingkan peran pendidik. “Teknologi perlu dimanfaatkan secara bertanggung jawab agar dapat memperkuat kualitas pembelajaran dan kemampuan peserta didik,” tutupnya.

Saat ini, pendaftaran mahasiswa baru Program Reguler dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Tahun Akademik 2026/2027 telah dibuka. Informasi mengenai program studi dan persyaratan pendaftaran dapat diakses melalui Instagram @unipma_pmb, laman www.unipma.ac.id, atau langsung di Biro PMB Kampus 1 Jalan Setiabudi No. 85 Madiun dan Kampus 2 Jalan Raya Klitik Km 5 Ngawi.