Lulus Sempurna, KMD PGSD UNIPMA Siapkan Calon Guru SD Jadi Pembina Pramuka Berkualitas 

Universitas PGRI Madiun – Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) sukses menyelenggarakan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) sebagai upaya membekali mahasiswa menjadi calon guru sekolah dasar yang juga kompeten sebagai pembina Pramuka. Kegiatan berlangsung selama enam hari, pada 23–28 Juli 2026, di GOR Cendekia Universitas PGRI Madiun.

Kegiatan yang diketuai Andista Candra Yusro, S.Pd., M.Pd., ini diikuti mahasiswa PGSD Universitas PGRI Madiun. Melalui KMD, peserta mendapatkan pembekalan pengetahuan, keterampilan, dan sikap sebagai calon pembina Pramuka yang mampu menerapkan prinsip dasar dan metode kepramukaan di lingkungan sekolah.

KMD menjadi bagian dari komitmen PGSD Universitas PGRI Madiun dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya menguasai kompetensi mengajar, tetapi juga mampu memperkuat pendidikan karakter melalui kegiatan kepramukaan di sekolah dasar.

Selama pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang memadukan teori dan praktik. Materi disampaikan melalui pembelajaran di kelas, diskusi, simulasi, praktik lapangan, hingga evaluasi sebagai bekal menjadi pembina Pramuka yang kompeten.

Ketua Umum Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pramuka Pangeran Timoer Retnodjumilah, Rizki, menjelaskan bahwa kegiatan diawali dengan persiapan panitia dan peserta pada 23 Juli 2026. Hari berikutnya diisi registrasi peserta, pendirian tenda, dan persiapan perkemahan.

Memasuki hari ketiga, peserta mengikuti upacara pembukaan, orientasi kursus, tes awal, dinamika kelompok, serta materi mengenai Fundamental Gerakan Pramuka, dunia Siaga dan Penggalang, postur pembina, hingga PDK dan MK.

Pada hari keempat dan kelima, peserta memperoleh materi lanjutan, di antaranya metode membina, organisasi administrasi satuan, ragam keterampilan, penyusunan program latihan, praktik membina, ragam pertemuan, serta ragam upacara. Kegiatan juga dilengkapi refleksi harian dan Malam Gembira sebagai bagian dari penguatan kebersamaan antarpeserta.

Sementara itu, hari terakhir diisi tes akhir, penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL), kegiatan alam terbuka, serta upacara penutupan yang menandai berakhirnya seluruh rangkaian KMD.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Rektor I Universitas PGRI Madiun Prof. Dr. Marheny Lukitasari, M.Pd., Kepala Program Studi PGSD Universitas PGRI Madiun Dr. Endang Sri Maruti, S.Pd., M.Pd., jajaran Andalan Kwartir Cabang dan Kwartir Daerah sebagai pelatih KMD, panitia penyelenggara, serta seluruh mahasiswa peserta.

Rizki mengatakan, penyelenggaraan KMD bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa sebagai calon pembina Pramuka sekaligus membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan membina peserta didik sesuai prinsip dasar dan metode kepramukaan.

"KMD dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan pembina Pramuka yang memiliki kompetensi dasar dan memahami metode pembinaan, sehingga mampu menyelenggarakan kegiatan Pramuka secara efektif di sekolah maupun Gugus Depan," ujar Rizki, Kamis (30/7), kemarin.

Ia berharap seluruh peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh selama pelatihan dalam kegiatan kepramukaan di sekolah maupun masyarakat.

"Harapannya, peserta mampu menjadi pembina Pramuka yang berkarakter, bertanggung jawab, serta ikut membentuk generasi muda yang berjiwa Pramuka," pungkasnya.