Perluas Pengalaman Akademik Global, UNIPMA Gandeng ISPSC Filipina Lewat Transfer Kredit Virtual
Universitas PGRI Madiun — Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) melalui Biro Kemahasiswaan dan Hubungan (BKH) membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar internasional melalui program International Credit Transfer (ICT) 2026. Salah satu bentuknya adalah Virtual International Credit Transfer Program bersama Ilocos Sur Polytechnic State College (ISPSC), Filipina.
Program tersebut diperkenalkan melalui Orientation and Welcome Program yang digelar secara daring melalui Zoom pada Jumat (4/9), kemarin. Orientasi menjadi tahap persiapan sebelum perkuliahan, dengan mahasiswa mendapat penjelasan mengenai mata kuliah, jadwal, dosen, serta mekanisme pembelajaran.
Berdasarkan laporan Sri Wahyuningsih, M.Si., sebanyak enam mahasiswa Universitas PGRI Madiun mengikuti skema outbound. Mereka berasal dari Program Studi Sistem Informasi, Teknik Informatika, dan Teknik Kimia.
Sementara itu, sebanyak 30 mahasiswa ISPSC mengikuti skema inbound di Program Studi Teknik Industri Universitas PGRI Madiun. Program ini mempertemukan mahasiswa dari kedua perguruan tinggi dalam kegiatan akademik lintas negara.
Penanggung Jawab BKH Divisi Luar Negeri Universitas PGRI Madiun, Dr. Brigitta Septarini R., S.S., M.Pd., mengatakan program tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa memperoleh pengalaman akademik internasional melalui pembelajaran virtual.
“Mahasiswa perlu memahami mata kuliah, jadwal, mekanisme pembelajaran, serta bentuk evaluasi sebelum mengikuti kelas,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa Universitas PGRI Madiun akan terhubung dengan dosen dan mahasiswa ISPSC tanpa harus melakukan mobilitas fisik ke Filipina. Sebaliknya, mahasiswa ISPSC mengikuti kegiatan akademik di Universitas PGRI Madiun sesuai program yang telah disiapkan.
Komunikasi selama perkuliahan dilakukan melalui WhatsApp, Messenger, surat elektronik, maupun saluran lain yang disepakati. Pihak ISPSC juga menggunakan Google Forms, Google Classroom, dan aplikasi berbasis Google untuk mendukung pembelajaran.
Mahasiswa Universitas PGRI Madiun nantinya dapat bergabung dalam grup kelas mata kuliah yang dibentuk ISPSC untuk memperoleh materi, informasi tugas, dan kebutuhan perkuliahan lainnya.
Sesi orientasi juga memperkenalkan mahasiswa dan dosen dari kedua perguruan tinggi. Dari Universitas PGRI Madiun, sesi tersebut melibatkan Dr. Sri Lestari. M.Pd., dan Dr. Brigitta Septarini R., S.S., M.Pd., sedangkan ISPSC memperkenalkan mahasiswa serta dosen yang terlibat dalam program.
Program Virtual Credit Transfer Universitas PGRI Madiun dan ISPSC menjadi bagian dari pengembangan internasionalisasi pembelajaran melalui teknologi. Skema ini memungkinkan mahasiswa memperoleh pengalaman akademik lintas negara sekaligus berinteraksi dengan sivitas akademika perguruan tinggi mitra dari Filipina.



